Padang, InvestigasiPublik.com – Kepolisian Daerah Sumatera Barat meraih penghargaan atas prestasi luar biasa dalam memberantas peredaran gelap narkotika dan psikotropika di wilayah. Penghargaan diserahkan langsung Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah kepada enam personel berprestasi seusai upacara HUT ke-81 RI di Istana Gubernuran, Senin (17/8/2026).
Penganugerahan ini menjadi apresiasi kerja keras kepolisian menjaga masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkoba yang membutuhkan perhatian bersama.
Kerja Profesional dan Sinergi Lintas Sektor
Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menyambut baik penghargaan tersebut sebagai bentuk pengakuan atas kinerja jajaran yang profesional, terstruktur, dan didukung kolaborasi lintas lembaga. Hal ini sekaligus menjadi motivasi untuk memerangi peredaran narkoba dengan lebih serius.
“Pemberantasan narkoba bukan pekerjaan ringan. Dibutuhkan konsistensi, kerja keras, dan sinergi seluruh jajaran mulai dari Polda hingga Polres,” tegas Kapolda.
Perjuangan Bersama dan Tegas terhadap Pelanggaran
Keenam personel yang menerima penghargaan adalah:
1. Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol Wendi Mahadi
2. Ps Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumbar Kompol Deddy Adriansyah Putra
3. Katim IT Ditresnarkoba Polda Sumbar AKP Istiklal
4. Kasatres Narkoba Polres Padang Pariaman AKP Irhas Murat
5. Ps Kanit 1 Satresnarkoba Polres Padang Pariaman Aiptu Erison
6. Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumbar Bripka Yogi Wiramadani
Kapolda menegaskan perang melawan narkoba tak bisa dilakukan sendirian. Diperlukan dukungan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, keluarga, dunia pendidikan, dan seluruh elemen untuk membentengi generasi muda.
Polda Sumbar juga menegaskan tidak memberi ruang bagi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan atau peredaran narkoba. Pelanggar akan ditindak tegas, termasuk pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa perjuangan ini harus berjalan bersama. Kemerdekaan yang diwariskan para pahlawan wajib dijaga dengan menyelamatkan generasi penerus.
Keberhasilan aparat harus didukung keberanian masyarakat melapor, kepedulian keluarga, dan ketegasan pemerintah. Langkah ini diharapkan mendorong pemberantasan yang konsisten, transparan, dan mampu memutus akar jaringan narkoba di Sumatera Barat. (min)









