DPRD Pessel Dorong Pengembangan Pelabuhan Panasahan, Usulan Disiapkan ke DPR RI

Aktivitas di Pelabuhan Panasahan, Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, yang menjadi fokus pembahasan pengembangan infrastruktur dan peningkatan status pelabuhan menuju standar nasional.

PAINAN — Upaya peningkatan fasilitas dan pengembangan Pelabuhan Panasahan, Kabupaten Pesisir Selatan, terus didorong agar mampu beroperasi sesuai standar nasional. Aspirasi tersebut mengemuka dalam pertemuan konsultatif yang berlangsung di Painan, baru-baru ini.

Pertemuan yang digelar sekitar pukul 17.00 WIB itu dihadiri Direktur Perusahaan Bongkar Muat (PBM) Yuliadi, S.A.P., Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (Koperbam) Panasahan Indah Painan Rudi Hartono, serta dua anggota DPRD Pesisir Selatan dari Fraksi Golkar, Syafril Saputra, S.H., M.H., dan Arminson.

Konsultasi tersebut menitikberatkan pada urgensi peningkatan infrastruktur pelabuhan agar Pelabuhan Panasahan tidak hanya berfungsi sebagai pelabuhan pengumpan, tetapi juga mampu beroperasi dengan standar nasional.

Anggota DPRD Pesisir Selatan, Syafril Saputra dan Arminson, menyambut baik aspirasi yang disampaikan pihak pelabuhan. Keduanya menyatakan komitmen untuk mengawal usulan tersebut hingga ke tingkat pusat.

“Kami akan mengawal hasil konsultasi hari ini sampai ke tingkat pusat,” ujar Syafril Saputra yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Pesisir Selatan, diamini Arminson.

Adapun sejumlah usulan krusial yang disampaikan kepada komisi yang membidangi infrastruktur dan perhubungan, antara lain:

Modernisasi infrastruktur, meliputi penambahan fasilitas bongkar muat dan pendalaman alur pelabuhan.
Legalitas dan standarisasi, guna memastikan Pelabuhan Panasahan masuk dalam peta jalan pengembangan pelabuhan nasional prioritas.
Pemberdayaan tenaga kerja, melalui penguatan peran Koperbam dalam ekosistem pelabuhan modern.

Syafril Saputra menegaskan, sinergi antara daerah dan pusat sangat penting untuk mewujudkan Pelabuhan Panasahan sebagai gerbang ekonomi yang kuat dan berdaya saing.

Ia juga memastikan seluruh hasil konsultasi akan disampaikan kepada anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, agar dapat menjadi perhatian dan skala prioritas di tingkat nasional.

“Hal ini akan kami sampaikan langsung kepada Bapak Zigo Rolanda selaku anggota Komisi V DPR RI,” tegasnya.

Dengan dukungan berjenjang dari daerah hingga pusat, Pelabuhan Panasahan diharapkan dapat bertransformasi menjadi pusat logistik yang tangguh serta menjadi penggerak ekonomi baru bagi Pesisir Selatan dan Sumatera Barat.

Sebagai informasi, aktivitas yang berlangsung di Pelabuhan Panasahan saat ini berupa penimbunan menggunakan tanah bukit yang telah memiliki legalitas dan dapat dipertanggungjawabkan, serta dilaksanakan secara proporsional dan profesional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *