Pemulihan Ekonomi Pascabencana, Pemko Sibolga Kawal Penyaluran Bantuan Bantuan Presiden bagi 1.739 UMKM

Berita, Daerah, Terbaru137 Dilihat

Sibolga, InvestigasiPublik.com — Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga mempercepat pemulihan ekonomi warga pascabencana alam melalui pengawasan ketat penyaluran Bantuan Presiden (Banpres) dan fasilitasi stimulus Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sebanyak 1.739 unit UMKM terdampak banjir di Kota Sibolga resmi masuk dalam sasaran delapan skema pemulihan ekonomi nasional Kementerian UMKM.

Langkah strategis tersebut dipimpin langsung Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik bersama Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing saat memberikan arahan petunjuk pelaksanaan di Aula Nusantara I, Kantor Wali Kota Sibolga, Rabu (2/9/2026) pagi.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota menegaskan agar proses verifikasi dan validasi calon penerima bantuan dijalankan secara akurat, adil, dan transparan.

“Yang saya tekankan untuk 1.552 sasaran Banpres ini adalah pelaku usaha yang betul-betul terdampak bencana dan tercatat dalam basis data resmi kita. Jangan sampai ada data yang melenceng,” tegas Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik, Kamis (3/9/2026).

Instruksi Khusus untuk Aparatur Kelurahan dan Kepling
Wali Kota menginstruksikan seluruh lurah dan kepala lingkungan (kepling) se-Kota Sibolga untuk turun langsung memverifikasi kondisi lapangan.

Aparatur kewilayahan dinilai memiliki pemahaman empiris atas kondisi riil ekonomi warga di lingkungannya.

“Aparatur di tingkat kelurahan dan kepling harus mengawal presisi data ini. Apabila terdapat kendala atau kendala teknis pendataan, Dinas Koperasi, UKM, dan Ketenagakerjaan akan segera mengambil alih pendampingan secara langsung,” lanjut Akhmad Syukri Nazry Penarik.

Sebanyak delapan skema fasilitasi Kementerian UMKM yang dialokasikan untuk Sibolga mencakup:

Banpres Rehabilitasi Usaha Mikro Pascabencana: 1.552 UMKM (bantuan tunai Rp3 juta per penerima), Kemudahan Pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR): 46 UMKM, Skema Pembiayaan Kelompok PNM: 38 UMKM, Akses Pembiayaan Wirausaha Terdampak: 31 UMKM, Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak: 28 UMKM, Akses Pasar Wirausaha Terdampak: 23 UMKM, Pemasaran Melalui Landing Page Digital: 13 UMKM, Kemitraan & Rantai Pasok Usaha Mikro: 8 UMKM.

Percepat Kebangkitan Ekonomi Pesisir

Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing mengapresiasi dukungan penuh pemerintah pusat terhadap sektor UMKM Sibolga.

Inisiatif bantuan ini diharapkan menjadi daya penggerak bagi pelaku usaha lokal untuk bangkit serta memperkuat ketahanan ekonomi pascabencana.

“Stimulus ini merupakan wujud hadirnya negara di tengah perjuangan masyarakat. Kami berharap modal bantuan ini dapat memulihkan perputaran modal, memacu daya beli, serta mempercepat pemulihan ekonomi Kota Sibolga secara menyeluruh,” ungkap Pantas Maruba Lumban Tobing.

Penjelasan teknis dari Dinas Koperasi, UKM, dan Ketenagakerjaan Kota Sibolga menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh jajaran kelurahan mengenai kriteria, mekanisme pengusulan, hingga penyaluran bantuan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Kota Sibolga Herman Suwito, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Romatua Hasonangan Panjaitan, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Richard M. Pangaribuan, serta para lurah dan kepling se-Kota Sibolga. (dks/min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *