Pemkab Pesisir Selatan Terus Benahi dan Kembangkan Sektor Pariwisata

Berita, Daerah320 Dilihat

PAINAN, INVESTIGASI PUBLIK – Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Dispapora) terus melakukan pembenahan dan inovasi guna mencapai target pengembangan sektor pariwisata daerah.

Kepala Dinas Parpora Kabupaten Pesisir Selatan, Ronald Bernando, S.IP, mengatakan bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu potensi unggulan daerah yang harus dikelola secara serius dan berkelanjutan karena memiliki prospek yang sangat menjanjikan.

“Sektor pariwisata merupakan salah satu sumber daya alam Pesisir Selatan yang potensial. Karena itu, perlu terus dibenahi melalui langkah-langkah konkret serta inovasi berkelanjutan,” ujar Ronald Bernando kepada InvestigasiPublik.com, Selasa (23/6), di ruang kerjanya.

Menurutnya, pembenahan tersebut bertujuan agar wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, terus berkunjung dan menjadikan Pesisir Selatan sebagai destinasi wisata pilihan.

Salah satu contoh keberhasilan pengelolaan pariwisata, kata Ronald, dapat dilihat pada Pantai Carocok Painan yang terletak di Kecamatan IV Jurai. Destinasi tersebut menunjukkan tren peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dari tahun ke tahun.

Namun demikian, Ronald menegaskan bahwa peningkatan kunjungan wisata harus diiringi dengan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung.

“Wisatawan tidak hanya mencari keindahan alam, tetapi juga rasa aman dan nyaman. Hal ini menjadi perhatian serius kami di Dispapora dan tidak boleh ada yang terlewatkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan dan pembenahan tidak hanya difokuskan pada satu objek wisata, melainkan seluruh destinasi wisata yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan akan terus dipantau dan dibenahi secara bertahap.

Selain langkah pembenahan, Dispapora juga mendorong inovasi dengan menambah dan mengembangkan wahana wisata yang disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing objek wisata.

Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi prioritas, khususnya bagi masyarakat yang berada di kawasan wisata. Salah satunya melalui penguatan peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

“Pokdarwis merupakan salah satu indikator keberhasilan sebuah destinasi wisata. Karena itu, kapasitas dan perannya harus terus ditingkatkan,” ujar Ronald.

Tak kalah penting, lanjutnya, keterlibatan pelaku usaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penopang utama sektor pariwisata juga terus didorong.

“UMKM di kawasan wisata dan sekitarnya menjadi penggerak perekonomian masyarakat dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan warga. UMKM adalah tulang punggung ekonomi karena mampu menyerap tenaga kerja,” jelasnya.

Ronald optimistis, dengan kolaborasi yang solid antara Dispapora, Pokdarwis, pelaku UMKM, serta seluruh elemen masyarakat, sektor pariwisata Kabupaten Pesisir Selatan akan terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *