Pasaman Barat, InvestigasiPublik.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat menegaskan komitmen kuatnya untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) guna mewujudkan pemerataan pelayanan kesehatan bermutu bagi seluruh lapisan warga.
Komitmen strategis tersebut disampaikan oleh Bupati Pasaman Barat Yulianto yang diwakili oleh Asisten III Sekretariat Daerah, Harlina Syahputri, pada acara Pelantikan Pengurus IDI Cabang Pasaman Barat Periode 2026–2029 di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Sabtu (29/8/2026).
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua IDI Wilayah Sumatera Barat, Dr. dr. Roni Eka Sahputra, Sp.O.T., Subsp. O.T.B.(K).
Amanah kepemimpinan IDI Pasaman Barat kini resmi dipegang oleh dr. Heru Widyawarman, Sp.O.T., sebagai Ketua, didampingi dr. Gina Alecia (Wakil Ketua I), dr. Andrea Saniska (Wakil Ketua II), dr. Aprilla Daratika (Sekretaris), serta dr. Erisa Ullfah Ali (Bendahara) dengan mengusung tema “IDI Berkemajuan, Bangsa Sehat dan Sejahtera”.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua IDI Cabang Agam, Pasaman, dan Pariaman, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemangku kepentingan, para dokter, serta tamu undangan.
Dalam sambutannya, Harlina Syahputri mengapresiasi peran vital IDI sebagai mitra strategis Pemkab dalam pembangunan bidang kesehatan. Kehadiran wadah profesi ini sangat penting untuk menyelaraskan program prioritas daerah, seperti percepatan penanganan stunting, kesehatan ibu dan anak, hingga pemerataan tenaga medis ke wilayah terpencil.
“Dengan adanya IDI, koordinasi akan lebih mudah untuk menjembatani berbagai persoalan dengan dokter-dokter kita. Yang penting dokternya nyaman dalam bertugas, itu yang ingin kami fasilitasi. Tatapan mata yang menenangkan, tutur kata yang lembut, serta ketulusan mendengarkan keluhan pasien memiliki arti yang sangat penting sebelum tindakan medis dilakukan,” ujar Harlina Syahputri.
Menjawab Tantangan Medis Wilayah dan Edukasi Penangkal Hoaks
Ketua IDI Cabang Pasaman Barat terpilih, dr. Heru Widyawarman, Sp.O.T., menyampaikan bahwa amanah kepengurusan baru ini merupakan panggilan pengabdian untuk menjawab berbagai tantangan kesehatan nyata di Pasaman Barat.
Beberapa kendala yang membutuhkan penanganan lintas sektor antara lain tingginya penanganan penyakit tropis, keterbatasan sarana transportasi dan jarak tempuh warga menuju fasilitas kesehatan, serta tingginya angka kecelakaan lalu lintas.
Untuk itu, IDI Pasaman Barat bertekad meningkatkan kapasitas kompetensi dokter melalui pendidikan kedokteran berkelanjutan serta mendorong keterlibatan langsung para dokter di tengah warga.
Di samping itu, dokter dituntut aktif menjadi benteng edukasi kesehatan resmi guna menangkal gempuran informasi tidak benar (hoaks) dan mitos medis yang marak beredar di media sosial.
Melalui komunikasi dan kolaborasi erat antara Pemkab Pasaman Barat, organisasi profesi, dan seluruh pemangku kepentingan, IDI siap hadir di garis terdepan demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang dekat, merata, dan humanis. (kpb/min)






