Palembang, InvestigasiPublik.com — Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru secara resmi membuka perhelatan Festival Literasi Sumatera Selatan Tahun 2026 di The Sultan Convention Center, Palembang, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan kebudayaan dan edukasi skala besar ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang beserta jajaran pimpinan Forkopimda dan pegiat literasi se-Sumatera Selatan.
Mengusung tema utama “Literasi Mengakar, Peradaban Sumsel Bersinar”, festival ini dirancang sebagai wadah akselerasi minat baca, pelestarian warisan budaya lokal, serta penguatan kompetensi digital dan finansial masyarakat di era modern.
Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa literasi tidak sekadar dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis teks, melainkan fondasi utama pembentukan karakter, kedewasaan berpikir, serta tolok ukur kemajuan peradaban suatu daerah.
“Literasi yang mengakar kuat di tengah masyarakat akan membentengi generasi muda dari serbuan informasi palsu, sekaligus membakar semangat inovasi untuk memajukan daerah. Kita ingin literasi hadir di seluruh pelosok desa, memperkokoh identitas budaya, serta mengantarkan peradaban Sumatera Selatan semakin cemerlang,” ujar Herman Deru.
Festival Literasi Sumsel 2026 menghadirkan beragam agenda kompetisi dan edukasi inklusif.
Di ranah kompetisi, panitia menggelar Lomba Video Konten Literasi, Lomba Perpustakaan Desa Terbaik, Lomba Pembuatan Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan, serta Lomba Video Konten Kreasi Literasi Bahasa Isyarat sebagai wujud keperpihakan pada kelompok disabilitas.
Sementara itu, area pameran menyuguhkan atraksi edukatif nan kaya sejarah, meliputi Pameran Lensa Literasi, Pameran Lensa Keuangan, Pameran Naskah Kuno, Pameran Filateli, Pameran Koleksi Buku Langka, Bazar Buku Murah dari Penerbit, hingga Pameran Buku Hasil Karya Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal.
Guna melengkapi literasi keuangan bagi generasi muda, ajang ini juga menghadirkan sesi Special Talkshow bersama Michael Leon yang membawakan materi bertajuk “Young Investor Mindset: Mengubah Uang Menjadi Peluang”.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemprov Sumsel optimistis gerakan literasi mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi dan sosial yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Selatan. (kss/min)










