Pessel,InvestigasiPublik--Harapan masyarakat Nagari Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, untuk kembali memiliki akses penyeberangan yang aman mulai terwujud. Setelah sekitar dua tahun terputus akibat bencana, pembangunan kembali Jembatan Gantung Bintungan resmi dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, Senin (3/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Jaferi, dan Kepala Bidang Bina Marga Kabupaten Pesisir Selatan, Fahresi Eka Siska unsur Forkopimca, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang sejak pagi memadati lokasi pembangunan.
Jembatan Gantung Bintungan merupakan akses utama yang menghubungkan permukiman warga dengan lahan pertanian, fasilitas pendidikan, serta pusat pelayanan masyarakat. Sejak rusak diterjang bencana dua tahun lalu, aktivitas warga terganggu karena harus menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh dan membutuhkan waktu tempuh lebih lama.
Dalam sambutannya, Hendrajoni mengatakan pembangunan kembali jembatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan untuk memulihkan infrastruktur yang rusak akibat bencana sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.
“Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi urat nadi kehidupan masyarakat. Kehadirannya akan mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, dan meningkatkan akses terhadap pendidikan maupun pelayanan kesehatan,” kata Hendrajoni.
Pemerintah daerah berharap pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga masyarakat dapat segera kembali menikmati akses yang lebih aman dan nyaman.
Secara teknis, jembatan yang akan dibangun memiliki panjang sekitar 90 meter Berdasarkan data proyek, nilai pekerjaan mencapai sekitar Rp4,7 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Pesisir Selatan melalui pengembalian Dana Transfer ke Daerah (TKD). Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Arifan dengan target penyelesaian selama 150 hari kalender.
Hendrajoni menjelaskan, pelaksanaan pembangunan akan diawasi agar memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Kualitas konstruksi menjadi perhatian utama mengingat jembatan berada di kawasan yang pernah terdampak bencana.
Bagi masyarakat Pelangai Gadang, dimulainya pembangunan menjadi kabar yang telah lama dinantikan. Selama dua tahun terakhir, warga menghadapi berbagai kendala dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil pertanian hingga mengantar anak-anak ke sekolah.
Sejumlah warga yang hadir mengaku bersyukur karena pembangunan akhirnya direalisasikan. Mereka berharap pekerjaan selesai tepat waktu dan menghasilkan jembatan yang kokoh sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai rencana. Partisipasi masyarakat dinilai penting guna memastikan pembangunan berlangsung secara transparan, tepat mutu, tepat waktu, dan memberikan manfaat maksimal bagi warga.
Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai kontrak, Jembatan Gantung Bintungan diharapkan dapat kembali difungsikan setelah masa pelaksanaan berakhir. Kehadiran jembatan tersebut diyakini akan mengembalikan denyut aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Nagari Pelangai Gadang sekaligus memperkuat konektivitas di Kecamatan Ranah Pesisir,






