Medan, InvestigasiPublik.com— Gelaran Car Free Day (CFD) yang dipusatkan di Jalan Sumatera, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (30/8/2026), menjadi bukti nyata komitmen Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam menghidupkan urat nadi perekonomian warga kawasan Medan bagian Utara.
Lebih dari 6.000 warga memadati kawasan tersebut, mengubah area pesisir menjadi pusat perputaran ekonomi kerakyatan yang bergairah sejak pukul 06.00 WIB.
Ajang yang mulanya dirancang sebagai wadah olahraga masyarakat ini menjelma menjadi panggung promosi masif bagi 160 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Berbagai produk unggulan, mulai dari sajian kuliner khas pesisir hingga hasil kreasi unik warga lokal, laris diserbu pengunjung yang memadati lokasi.
Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan bahwa Pemerintah Kota Medan sengaja mengintegrasikan kegiatan olahraga ruang publik dengan agenda pemberdayaan ekonomi. Langkah ini diambil agar dampak pembangunan dan pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara inklusif oleh masyarakat lapisan bawah, khususnya di kawasan utara Kota Medan.
“Pemko Medan sengaja mengintegrasikan pola hidup sehat dengan pemberdayaan ekonomi agar dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat bawah. Kita ingin kawasan Medan bagian Utara tumbuh menjadi pusat aktivitas ekonomi warga yang mandiri dan sejahtera,” ujar Rico Waas.
Penyelenggaraan CFD di Medan Belawan memberikan warna baru bagi pemerataan pusat pertumbuhan ekonomi perkotaan. Selama ini, kegiatan pemanfaatan ruang publik berskala besar sering kali terpusat di area inti kota.
Melalui terobosan pembukaan ruang bebas kendaraan bermotor di Medan Belawan, Pemko Medan berhasil membuktikan bahwa kawasan pesisir memiliki potensi pasar yang sangat potensial bagi pengembangan UMKM.
Inisiatif ini diharapkan terus berlanjut guna mendorong pola hidup sehat warga kota sekaligus menjaga keberlanjutan pendapatan pelaku usaha kecil kawasan pesisir. (pkm/min)






