Apresiasi Gebyar Pajak Kota Padang, Wawako Maigus Nasir Tegaskan Pentingnya Kepatuhan Fiskal Demi Pembangunan

Terbaru97 Dilihat

Padang, InvestigasiPublik.com  — Pemerintah Kota (Pemko) Padang memberikan apresiasi tinggi terhadap gelaran Gebyar Pajak Kota Padang yang diprakarsai Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumbar.

Agenda tahunan tersebut dinilai menjadi instrumen efektif dalam memberikan penghargaan (reward) kepada warga yang taat memenuhi kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kemeriahan Gebyar Pajak yang dipusatkan di kawasan Car Free Day depan Kantor Gubernur Sumbar, Jalan Sudirman Padang, Minggu (30/8/2026) pagi.

Dalam helat tersebut, Bapenda Sumbar menyediakan beragam apresiasi bernilai tinggi bagi wajib pajak yang memenuhi kriteria kepatuhan.

Di antaranya empat paket perjalanan umroh, tiga unit sepeda motor listrik, tabungan emas seberat 5 gram, serta jajaran hadiah menarik lainnya.

“Gebyar Pajak Kota Padang ini tidak sekadar ajang pembagian hadiah seremonial semata. Kegiatan ini merupakan sarana edukasi publik yang sangat strategis untuk mengikis keterlambatan bayar serta memacu kesadaran masyarakat bahwa pajak yang disetorkan akan kembali dalam bentuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum,” ujar Wawako Maigus Nasir, Selasa (1/9).

Penyuluhan Edukatif dan Penguatan Kemandirian Fiskal Daerah

Maigus Nasir menambahkan, sinergi antara Pemko Padang dan Bapenda Sumbar dalam mengoptimalkan penerimaan sektor pajak kendaraan bermotor memegang peranan vital terhadap alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) perpajakan daerah.

Penerimaan fiskal yang sehat dipastikan menjadi penopang utama percepatan pembenahan sarana umum, perbaikan drainase kota, hingga peningkatan mutu layanan publik di Kota Padang.

Melalui kemasan kegiatan yang dipadukan dengan aktivitas olahraga warga di arena Car Free Day, pendekatan edukasi perpajakan dinilai lebih persuasif dan humanis.

Pemko Padang berharap tingkat partisipasi wajib pajak semakin meningkat sehingga target kemandirian keuangan daerah dapat terwujud secara berkelanjutan. (*/min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *