Tinjau Jembatan Batu Banta Palembayan, Bupati Agam Benni Warlis Pacu Aksesibilitas dan Konektivitas Ekonomi Warga

Lubuk Basung, InvestigasiPublik.com — Pemerintah Kabupaten Agam mempercepat pemulihan dan pembangunan infrastruktur konektivitas perdesaan guna memacu roda perekonomian masyarakat.

Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, M.M., Dt. Tan Batuah, turun langsung meninjau progres pembangunan Jembatan Batu Banta Tigo Koto Silungkang di Kecamatan Palembayan, Minggu (6/9/2026).

Peninjauan lapangan yang didampingi jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Agam tersebut bertujuan memastikan pengerjaan fisik jembatan berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran.

Proyek infrastruktur ini merupakan bagian dari subkegiatan Pembangunan Jembatan pada program Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2026.

Bupati Agam Benni Warlis menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini menjadi prioritas daerah untuk membuka keterisoliran wilayah serta memperlancar arus transportasi komoditas pertanian warga Palembayan.

“Pembangunan dan pemulihan infrastruktur jembatan kami laksanakan secara bertahap sesuai kebutuhan mendesak di lapangan serta kemampuan anggaran daerah. Kehadiran Jembatan Batu Banta ini akan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi warga,” ujar Benni Warlis, Selasa (8/9).

Terpisah, apa yang menjadi harapan Bupati Agam tersebut diamini oleh warga sekitar. Mereka berharap proyek jembatan tersebut berjalan tepat mutu, tepat waktu. Apalagi kehadiran jembatan itu nantinya membawa dampak yang positif, terutama percepatan transportasi dan biaya.

Rincian Kontrak Kerja dan Pengawasan Kualitas Pembangunan

Pembangunan Jembatan Batu Banta Tigo Koto Silungkang dicatat dalam Kontrak Kerja No. 2.2.50/JBT.TKD-RIX/DPUTR-AG/VIII/2026 sebagai Paket IX yang didanai melalui alokasi Tambahan Transfer Ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026.

Proyek senilai Rp4.618.644.199 ini dikerjakan oleh pelaksana CV. T4 Batenggang dengan pengawasan teknis dari CV. Aarkasa Riski Engineering. Waktu pengerjaan ditetapkan selama 150 hari kalender.

Pemkab Agam berharap selesainya pembangunan Jembatan Batu Banta tidak hanya mempermudah mobilitas fisik masyarakat, tetapi juga memangkas biaya logistik hasil bumi dari Kecamatan Palembayan menuju pusat pasar di Kabupaten Agam dan sekitarnya. (mzr/ipc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed