Perkuat Garda Terdepan Kesehatan Masyarakat, Dinkes Padang Panjang Latih Kapasitas Kader Posyandu

Berita, Kesehatan, Terbaru100 Dilihat

Padang Panjang, InvestigasiPublik.com— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang Panjang terus mematangkan langkah strategis dalam memperkuat garda terdepan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Melalui Pelatihan Kader Kesehatan yang digelar di Aula UPTD Puskesmas Kebun Sikolos, Senin (31/8/2026), puluhan kader Posyandu digembleng untuk meningkatkan kapasitas edukasi serta pencegahan penyakit di tengah warga.

Pelatihan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Pembina Posyandu Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, yang bertindak sebagai narasumber utama.

Dalam paparannya, Maria menekankan krusialnya peran ibu dan keluarga dalam mengendalikan potensi penularan penyakit menular maupun ancaman penyakit tidak menular (PTM).

Turut hadir mendampingi, perwakilan Kepala Dinkes Padang Panjang, Widrayeni, beserta perwakilan kader kesehatan dari pelbagai wilayah di Kota Serhat Serambi Mekkah tersebut.

“Peningkatan kompetensi kader merupakan langkah strategis untuk mendukung keberhasilan upaya pencegahan penyakit. Kader tidak hanya dituntut mahir mendukung pelayanan dasar, tetapi juga harus mampu menjadi agen perubahan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” papar Ny. Maria Feronika Hendri.

Ujung Tombak Edukasi dan Pemetaan Faktor Risiko Kesehatan

Maria menambahkan, posisi kader Posyandu sangat menentukan karena berinteraksi langsung dengan warga dalam kehidupan sehari-hari.

Kader memegang peran kunci sebagai penyambung informasi kesehatan sekaligus penggerak kesadaran publik terhadap potensi bahaya penyakit menular dan PTM.

Oleh sebab itu, pembekalan pengetahuan mengenai pemetaan faktor risiko dan teknik komunikasi edukatif menjadi materi prioritas dalam pelatihan ini.

Sementara itu, perwakilan Dinkes Padang Panjang, Widrayeni, berharap peningkatan kapasitas ini melahirkan kader yang semakin peka terhadap dinamika persoalan kesehatan warga.

Dengan pengetahuan yang teruji, kader diharapkan mampu melakukan pendekatan persuasif ke tingkat keluarga sehingga pencegahan penyakit berbasis komunitas dapat berjalan optimal.

Langkah penguatan kapasitas ini diharapkan menjadi fondasi kukuh bagi terwujudnya derajat kesehatan masyarakat Kota Padang Panjang yang mandiri, berkualitas, dan berdaya saing. (kpp/min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *