Perkuat Bela Negara, Kodim 0307/Tanah Datar Bangun Sinergi dengan KBT dan Awak Media

Berita128 Dilihat

investigasipublik.com // Tanah Datar

Semangat bela negara tidak hanya menjadi tanggung jawab prajurit TNI, tetapi merupakan kewajiban seluruh warga negara Indonesia. Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Pembinaan Jaring Mitra Karib Bela Negara bersama Keluarga Besar TNI (KBT) dan Pembinaan Ideologi Pancasila yang digelar di Makodim 0307/Tanah Datar, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah memperkuat sinergi antara TNI, Keluarga Besar TNI, serta berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers, dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah semakin kompleksnya tantangan zaman.

Kasdim Mayor Czi. Alsyefrizal menegaskan bahwa bela negara merupakan amanat konstitusi yang melekat pada setiap warga negara, tanpa memandang profesi, latar belakang maupun status sosial.

“Bela negara bukan hanya identik dengan mengangkat senjata. Bela negara adalah sikap, kesadaran, dan tindakan nyata dalam menjaga persatuan, menaati hukum, mencintai tanah air, serta berkontribusi sesuai profesi masing-masing demi kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia saat ini menghadapi dua bentuk ancaman utama, yakni ancaman militer dan ancaman non militer. Ancaman militer berkaitan dengan agresi atau gangguan terhadap kedaulatan negara, sedangkan ancaman nonmiliter justru semakin nyata dalam kehidupan masyarakat.

“Ancaman non militer seperti wabah penyakit yang pernah kita alami saat pandemi Covid-19, penyalahgunaan dan peredaran narkoba, radikalisme, penyebaran hoaks, hingga lunturnya nilai-nilai Pancasila merupakan ancaman serius yang dapat melemahkan ketahanan bangsa apabila tidak dihadapi secara bersama,” ujarnya.

Menurutnya, menjaga ideologi Pancasila dan memperkuat semangat kebangsaan merupakan bagian penting dari upaya bela negara yang harus terus ditanamkan kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda.

Sementara itu, Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Hendriyana, S.Sos., M.M. dalam paparannya menekankan pentingnya membangun sinergitas lintas sektoral sebagai kekuatan utama menghadapi berbagai tantangan bangsa.

Ia menyebut kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga insan media menjadi modal besar dalam menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas wilayah.

“Di era keterbukaan informasi saat ini, media memiliki posisi yang sangat strategis. Media bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga berperan membangun optimisme masyarakat, menangkal disinformasi, serta menjadi mitra dalam menyebarluaskan nilai-nilai kebangsaan dan semangat bela negara,” ungkap Dandim.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara TNI dan awak media akan melahirkan informasi yang akurat, edukatif, dan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Selain itu, Dandim juga mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat persatuan, meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai ancaman, serta mengedepankan semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa Indonesia.

Ia menegaskan bahwa ketahanan nasional tidak hanya ditentukan oleh kekuatan militer, tetapi juga oleh ketangguhan masyarakat dalam menghadapi ancaman sosial, ekonomi, kesehatan, teknologi, hingga penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan bangsa.

Melalui kegiatan pembinaan tersebut, Kodim 0307/Tanah Datar berharap terbangun kesamaan persepsi dan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keutuhan NKRI, mengamalkan nilai-nilai Pancasila, serta memperkuat semangat bela negara sebagai fondasi utama menghadapi dinamika dan tantangan bangsa di masa depan(DA76)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *