Sijunjung, InvestigasiPublik.com – Pemerintah Kabupaten Sijunjung menggelar acara penutupan dan evaluasi kunjungan tim penilai internasional di Rumah Dinas Bupati, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan ini menjadi momen krusial dalam upaya penetapan Geopark Ranah Minang Silokek sebagai UNESCO Global Geopark.
Prosesi dihadiri unsur Forkopimda, Badan Pengelola Geopark, akademisi, komunitas, serta dua evaluator UNESCO: Nicholas Klee (Prancis) dan Prof. Jeong Yong Mun (Korea Selatan). Penilaian mencakup tata kelola geologi, promosi, edukasi, hingga pelestarian budaya lokal.
Tim evaluator memuji tingkat partisipasi masyarakat yang luar biasa serta kekayaan budaya Minangkabau di wilayah ini. Namun, fokus utama diberikan pada penguatan aspek geologi ke depan.
Terdapat 7 rekomendasi kunci diantaranya Penambahan dan pemetaan situs geologi (geosite) baru bersertifikat ilmiah internasional, Penataan lanskap wilayah, Pengendalian dan mitigasi aktivitas penambangan, Mengusulkan Perkampungan Adat Sijunjung sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO
Bupati Sijunjung Dr. Benny Dwifa Yuswir menegaskan seluruh masukan akan segera dijalankan.
“Kami siapkan sumber daya penuh—mulai pendanaan, pengelolaan pertambangan, hingga kerja sama dengan perguruan tinggi—untuk menjawab tantangan ini,” ucapnya.
Sinergi pemerintah, ilmuwan, dan masyarakat diharapkan mampu mengantarkan Silokek menjadi destinasi geopark dunia yang menjaga alam sekaligus menyejahterakan warga.!(min)






