Kasumbo Membara, Merah Putih Berkibar

Terbaru106 Dilihat

investigasipublik.com // Tanah Datar

Bukan lapangan upacara, bukan pula halaman kantor pemerintahan. Kali ini, puncak Gunung Kasumbo, Nagari Sungayang, Kecamatan Sungayang, menjadi saksi bagaimana semangat kemerdekaan berkibar tinggi bersama Merah Putih raksasa, Minggu (9/8/2026).

Dari ketinggian Kasumbo, warga Sungayang kembali menggelorakan nasionalisme dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kirab dan pengibaran bendera raksasa itu berlangsung penuh semangat, sekaligus menjadi bukti bahwa peringatan kemerdekaan bisa hadir dari tengah masyarakat dengan cara yang unik, kuat dan sarat makna.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan penyerahan bendera oleh Ketua Panitia Pelaksana Tulus Satria kepada Wali Nagari Sungayang Martha Arigo Dt Paduko Marajo Nan Leak .Selanjutnya, bendera diserahkan kepada Camat Sungayang Abdi Hardifala, S.IP , M.Si untuk dibawa dalam rangkaian kirab menuju puncak Kasumbo.

Di balik kemeriahan tersebut, tersimpan konsistensi panjang. Ketua Panitia Tulus Satria mengungkapkan, pengibaran bendera raksasa di Kasumbo telah memasuki tahun ke-12.

“Ini sudah menjadi kegiatan yang ke-12 kalinya. Semangatnya tetap sama, yaitu memperingati kemerdekaan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dan kepedulian para donatur Sungayang,” ujarnya.

Menurutnya, keberlangsungan kegiatan selama lebih dari satu dekade menjadi bukti bahwa tradisi tersebut bukan lagi sekadar agenda tahunan, melainkan telah menjadi bagian dari denyut kehidupan masyarakat.

Bukan Sekadar Bendera

Wali Nagari Sungayang Nartha Arigo Dt. Paduko Marajo Nan Leak memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan donatur yang kembali menghidupkan kegiatan tersebut.

Ia menyampaikan terima kasih atas kepedulian semua pihak yang secara konsisten menjaga tradisi pengibaran bendera raksasa di Kasumbo.

“Atas nama Pemerintah Nagari Sungayang, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia serta seluruh donatur yang telah kembali menginisiasi kegiatan ini. Ini adalah bentuk kebersamaan masyarakat sekaligus wujud semangat nasionalisme yang patut kita pertahankan,” katanya.

Menurutnya, semangat seperti ini harus terus ditularkan kepada generasi muda. Sebab, kecintaan terhadap Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui upacara formal, tetapi juga melalui kebersamaan, gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Merah Putih di Atas Awan

Puncak kegiatan berlangsung saat upacara pengibaran bendera raksasa dilaksanakan di puncak Kasumbo.

Di tengah udara pegunungan dan bentang alam yang terbuka, bendera Merah Putih raksasa dibentangkan. Ketika bendera mulai berkibar diterpa angin, suasana berubah khidmat. Para peserta berdiri tegak, menyaksikan simbol negara itu berkibar dari ketinggian.

Drs. Mukhlis, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanah Datar, yang mewakili Bupati , bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dalam amanatnya, Mukhlis memberikan apresiasi terhadap konsistensi masyarakat Sungayang melaksanakan kegiatan tersebut.

Ia menilai pengibaran bendera raksasa di Kasumbo merupakan gambaran nyata kekompakan dan semangat kebangsaan masyarakat Sungayang yang harus terus dipelihara.

“Ini adalah gambaran kekompakan dan semangat kebangsaan masyarakat Sungayang. Kegiatan seperti ini sangat positif dan harus terus dipertahankan,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menyebut kegiatan tersebut telah menjelma menjadi salah satu ikon Nagari Sungayang, khususnya Jordus atau Jorong Duo Sungayang.

Bukan hanya menghidupkan semangat kemerdekaan, kegiatan itu juga menjadi ruang untuk memperkenalkan keindahan alam Kasumbo kepada masyarakat yang datang dari berbagai penjuru.

Ditutup Doorprize

Usai upacara, suasana puncak Kasumbo belum langsung berakhir.

Panitia melanjutkan kegiatan dengan pembagian doorprize bagi para pengunjung. Antusiasme warga semakin terasa ketika nomor undian mulai dipanggil. Hadiah demi hadiah dibagikan, membuat suasana yang sebelumnya khidmat berubah menjadi penuh keceriaan.

Doorprize menjadi penutup yang menghibur setelah peserta mengikuti rangkaian kirab dan upacara pengibaran bendera raksasa.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Tanah Datar Inhendri Abbas Dt. Rajo Tan Basa, anggota DPRD, Forkopimca Sungayang, Camat Tanjung Baru, serta para tokoh masyarakat, termasuk para pembina kegiatan dari Jordus.

Dua belas tahun berjalan, tradisi Kasumbo semakin menemukan identitasnya.

Dari puncak gunung, masyarakat Sungayang seakan mengirim pesan sederhana namun kuat: kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus terus dirayakan dengan persatuan.

Dan selama Merah Putih masih berkibar di Kasumbo, selama itu pula semangat kebangsaan warga Sungayang akan terus menyala (DA76)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *