Pontianak, InvestigasiPublik.com — Pengurus Daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (Pengda IJTI) Kalimantan Barat menggelar lomba produksi video berita bagi pelajar dan mahasiswa. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Peran Generasi Muda Melawan Hoaks”.
Lomba berlangsung mulai 1 hingga 25 Agustus 2026. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini dirancang sebagai sarana bagi generasi muda untuk mengenal proses produksi berita televisi sekaligus memahami prinsip dan etika jurnalistik.
Ketua Panitia Lomba, Anwar, mengatakan peserta tidak hanya dituntut mampu membuat video, tetapi juga harus memahami proses peliputan berita secara langsung di lapangan.
“Lomba ini kita buat sebagai challenge bagi adik-adik kita untuk belajar membuat berita video yang sesuai dengan etika jurnalistik. Ketentuannya, mereka harus melakukan produksi langsung di lapangan, membuat laporan reportase atau stand up reporter, serta menghadirkan narasumber dalam karya mereka,” ujar Anwar, Selasa (12/8/2026).
Menurutnya, kemampuan generasi muda dalam membuat konten di media sosial perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai standar kerja jurnalistik. Sebab, tidak seluruh konten yang dibuat untuk media sosial dapat disebut sebagai produk jurnalistik.
“Berita bisa jadi konten. Tapi konten tak serta-merta bisa dikategorikan sebagai produk jurnalistik berita. Adik-adik yang lihai ngonten harus ikut, supaya bisa merasakan susah senangnya menjadi wartawan TV,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pengda IJTI Kalbar, Yuni Ardi, mengatakan lomba tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari jadi organisasi.
Kegiatan itu digelar bertepatan dengan Anniversary Pengda IJTI Kalbar ke-7 sekaligus memperingati HUT IJTI Pusat ke-28.
Yuni yang akrab disapa Uun tersebut menyebut peringatan hari jadi menjadi momentum bagi para jurnalis televisi di Kalimantan Barat untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai peran pers.
“Momen peringatan HUT ini seolah menjadi hari raya kami para anggota IJTI yang rutin kami gelar setiap tahun. Menjadi tempat saling mengakrabkan sesama insan jurnalis televisi di Kalbar, mengedukasi masyarakat akan peran jurnalis sehingga ada nilai manfaatnya,” kata Uun.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengenal dunia jurnalistik secara lebih dekat. Peserta juga diharapkan mampu menghasilkan karya yang tidak hanya kreatif, tetapi memiliki nilai informasi dan tetap berpegang pada etika jurnalistik.
Bagi pelajar dan mahasiswa yang berminat mengikuti lomba, informasi mengenai hadiah, persyaratan, serta ketentuan lengkap dapat diperoleh melalui akun media sosial resmi Pengda IJTI Kalbar di Instagram @pengdaijtikalbar dan TikTok @ijti.kalbar.












