Wali Kota Akhmad Syukri Nazry Penarik Buka Ajang Pelaku UMKM dan Festival Band Se-Sumut di Lapangan Simare-mare Kota Sibolga, Kamis (27/8/2026) sore.
Sibolga, InvestigasiPublik.com — Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga di bawah kepemimpinan Wali Kota Akhmad Syukri Nazry Penarik bersama Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing terus memacu pemulihan ekonomi daerah sekaligus menyediakan ruang positif bagi generasi muda.
Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui pembukaan Sibolga Creative Festival 2026 yang dipusatkan di Lapangan Simare-mare, Kota Sibolga, Kamis (27/8/2026) sore.
Perhelatan yang berlangsung pada 27 hingga 29 Agustus 2026 tersebut memadukan pameran produk ekonomi kreatif, bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta kompetisi Festival Band tingkat Provinsi Sumatera Utara. Ajang seni musik ini diikuti oleh puluhan grup musik kategori umum dan pelajar dari berbagai daerah, seperti Medan, Labuhanbatu, Asahan, hingga Tapanuli Utara.
Dalam sambutannya, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik menegaskan bahwa semangat untuk bangkit harus terus dirawat bersama, terutama pascamenghadapi dinamika dan tantangan daerah pada periode sebelumnya.
“Kita ingin pelaku UMKM terus hidup dan ekonomi Kota Sibolga bangkit kembali. Pelaksanaan agenda publik seperti Car Free Day hingga sentra kuliner baru di kawasan Jalan Mesjid terbukti menjadi penggerak ekonomi kerakyatan. Melalui Sibolga Creative Festival ini, kita juga menyediakan ruang positif agar anak muda berprestasi dan terhindar dari tawuran serta narkoba,” ujar Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, Sabtu (29/8/2026).
Dampak Ekonomi Kerakyatan dan Penekanan Kenakalan Remaja
Wali Kota menyampaikan apresiasi atas sinergi Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sibolga, jajaran Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan. Ia menyebutkan, penyediaan ruang kreativitas pemuda berkolerasi langsung dengan penurunan angka kenakalan remaja, di mana laporan kepolisian mencatat aksi tawuran di Kota Sibolga saat ini berada pada tingkat sangat minim.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota turut mengajak warga Sibolga untuk menjadi tuan rumah yang ramah dan menjaga keharmonisan antarumat beragama di Kota Berbilang Kaum tersebut.
Sebelumnya, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Sibolga, Wahyu Aulia Siregar, S.AP., M.M., melaporkan bahwa program stimulus publik seperti Car Free Day mampu mencatatkan perputaran omzet pedagang lokal mencapai Rp23 juta hingga Rp27 juta hanya dalam beberapa jam pelaksanaan.
Prosesi peresmian festival ditandai dengan pemukulan gong oleh Wali Kota. Suasana pembukaan berlangsung meriah saat Wali Kota Sibolga berkolaborasi memainkan drum bersama Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) Haka Andinantha yang memainkan gitar, disaksikan jajaran Forkopimda dan warga masyarakat. (dks/min)






