Jember, InvestigasiPublik.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memantapkan komitmen pemenuhan hak kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia (lansia) dan warga dengan keterbatasan fisik.
Langkah nyata tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung program layanan kesehatan Homecare dari rumah ke rumah (door to door) di Desa Sukowiryo, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan jemput bola tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) bersama A.M. Putranto serta jajaran tenaga kesehatan dari puskesmas setempat.
Rombongan mendatangi kediaman para lansia untuk memberikan pemeriksaan medis terpadu, pemberian obat-obatan, serta konseling kesehatan secara gratis.
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa kepemilikan kartu jaminan kesehatan saja tidak cukup jika masyarakat kelompok rentan masih menghadapi hambatan geografis dan keterbatasan fisik untuk berobat.
“Ketika usia dan kondisi fisik membuat perjalanan ke fasilitas kesehatan terasa berat, maka pelayananlah yang harus datang mendekat. Memiliki jaminan kesehatan saja belum cukup jika akses mendapatkan pelayanan masih menjadi kendala. Ketika warga sulit datang ke puskesmas, tenaga kesehatan yang datang mengetuk pintu rumah mereka,” tegas Bupati Jember, Muhammad Fawait, Sabtu (29/8/2026).
Mengikis Ketimpangan Akses Layanan Kesehatan
Bupati menambahkan, program Homecare merupakan wujud pendekatan pelayanan publik yang berbasis empati dan kepedulian sosial. Melalui program ini, Pemkab Jember memastikan tidak ada warga yang terabaikan atau merasa berjuang sendirian saat menghadapi gangguan kesehatan.
Layanan medis door to door ini menyasar lansia penderita penyakit kronis, warga disabilitas, serta pasien pascaoperasi yang membutuhkan perawatan berkala namun memiliki keterbatasan mobilitas.
Dengan hadirnya tenaga medis langsung ke pemukiman warga, keterjangkauan pelayanan kesehatan di Kabupaten Jember semakin merata hingga ke tingkat pelosok desa. (dkj/min)






