Bukittinggi Tuan Rumah Jambore PKK ke-XXII dan HKG ke-54 Sumbar, Momen Perkuat Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045

Berita, Daerah, Terbaru84 Dilihat

Bukittinggi, InvestigasiPublik.com— Kota Bukittinggi dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Wirakarya Jambore Kader PKK Berprestasi ke-XXII sekaligus Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026.

Perhelatan akbar organisasi pemberdayaan perempuan ini dipusatkan di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Rabu (2/9/2026).

Ketua Pelaksana Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2026, Ny. Arymbi Ari, menjelaskan bahwa agenda tahunan ini mengusung tema “Bersinergi, Berprestasi, dan Menginspirasi Melalui 10 Program Pokok PKK Membangun Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045”.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 September 2026 tersebut, diikuti oleh ribuan pengurus dan kader Tim Penggerak (TP) PKK dari 19 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.

Sinergi Lintas Lembaga, Penghargaan Adhi Bhakti, dan Peningkatan Kapasitas Kader
Rangkaian pembukaan diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara TP PKK Provinsi Sumbar dan BNNP Sumatera Barat terkait edukasi pencegahan penyalahgunaan narkotika berbasis keluarga.

Selain itu, diserahkan pula Piagam Adhi Bhakti Tingkat Pertama, Madya, dan Utama sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian kader, serta penyaluran bantuan sosial bagi 100 kader dan warga kurang mampu hasil kolaborasi bersama Baznas Sumbar.

“Rangkaian acara diisi dengan perlombaan defile, paduan suara, cerdas cermat, Cakap Gelari Pelangi, kampanye pengelolaan sampah, bermain peran STBM, senam bersama, serta outbound. Selain itu, digelar pula penyuluhan kesehatan, sosialisasi keamanan pangan, kajian keagamaan, muhasabah, hingga Bazar UP2K PKK dan UMKM,” papar Ny. Arymbi.

Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli TP PKK Provinsi Sumbar, Ny. Dianita Maulin Vasko, membacakan risalah sejarah singkat Gerakan PKK.

Perjalanan PKK berawal dari Seminar Home Economic di Bogor pada tahun 1957, yang kemudian berkembang menjadi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga pada tahun 1961, hingga disempurnakan menjadi Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga pada tahun 1984.

“Gerakan PKK berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 dengan fokus mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, mandiri, dan berkepribadian. Selama lebih dari setengah abad, PKK terbukti konsisten menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga,” tegas Ny. Dianita Maulin Vasko.

Melalui kemitraan yang solid dengan pemerintah daerah serta lembaga non-pemerintah, ajang jambore ini diharapkan dapat melahirkan inovasi pelayanan sosial dasar dari tingkat nagari dan desa. (pkb/min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *