791 Atlet dari 17 Kabupaten/Kota Ramaikan Kejurda FORKI Sumbar 2026 di Pasaman

Berita, Daerah, Olahraga154 Dilihat

Pasaman – Kota Lubuk Sikaping mulai dipadati ratusan karateka dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat menjelang dimulainya Kejuaraan Daerah (Kejurda) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sumatera Barat 2026.

Ajang bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2026, di GOR Tuanku Rao, Kabupaten Pasaman.

Sebanyak 791 atlet dari 17 kabupaten dan kota di Sumatera Barat dipastikan ambil bagian dalam kejuaraan yang memperebutkan Piala Ketua FORKI Sumatera Barat. Sejumlah kontingen bahkan telah tiba lebih awal di Lubuk Sikaping untuk melakukan registrasi, pengecekan venue, serta mempersiapkan diri menghadapi pertandingan.

Kehadiran para atlet dan ofisial membuat suasana ibu kota Kabupaten Pasaman semakin semarak. Hotel, penginapan, hingga sejumlah pusat kuliner mulai ramai dikunjungi peserta yang datang dari berbagai daerah.

Kabupaten Pasaman dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kejurda FORKI Sumbar tahun ini. Kepercayaan tersebut disambut dengan kesiapan penuh oleh jajaran pengurus FORKI Pasaman yang telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari penyediaan arena pertandingan, akomodasi kontingen, hingga kesiapan perangkat pertandingan.

Ketua Panitia Pelaksana, Tirto Edi, mengatakan seluruh persiapan penyelenggaraan telah rampung dan siap menyambut seluruh peserta.

“Kami dari FORKI Pasaman telah melakukan persiapan secara maksimal, mulai dari kesiapan venue pertandingan, akomodasi bagi kontingen, hingga aspek teknis penyelenggaraan. Kami berharap Kejurda ini dapat berjalan lancar, sportif, dan memberikan kesan terbaik bagi seluruh peserta,” ujar Tirto Edi.

Menurutnya, Kejurda FORKI Sumbar 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi di tingkat provinsi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi sekaligus pembinaan atlet karate yang diproyeksikan tampil pada berbagai kejuaraan nasional di masa mendatang.

Panitia berharap kejuaraan ini mampu melahirkan karateka-karateka berprestasi yang dapat mengharumkan nama Sumatera Barat, sekaligus memperkuat pembinaan olahraga karate secara berkelanjutan di seluruh daerah.

Selain aspek olahraga, penyelenggaraan Kejurda juga diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi dan pariwisata Kabupaten Pasaman. Kedatangan ratusan atlet, pelatih, ofisial, serta keluarga peserta diperkirakan akan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan usaha mikro.

Kejuaraan ini juga menjadi kesempatan bagi Kabupaten Pasaman untuk memperkenalkan potensi wisata serta kekayaan sejarah daerah, termasuk kawasan Tuanku Imam Bonjol yang dikenal sebagai salah satu destinasi sejarah penting di Sumatera Barat.

Menjelang pembukaan kejuaraan, suasana di Lubuk Sikaping terlihat semakin hidup dengan aktivitas para peserta yang mulai menjalani latihan ringan dan adaptasi di sekitar arena pertandingan.

Salah satu kontingen yang telah tiba adalah tim FORKI Padang Pariaman. Mereka membawa sejumlah atlet andalan yang siap bersaing di berbagai kelas, yakni Eksel (Junior -55 kg), Abrar (Senior -67 kg), Rapi (Junior +76 kg), dan Nathan (Pemula +40 kg). Keempat karateka tersebut menyatakan siap memberikan penampilan terbaik untuk membawa nama daerah mereka meraih prestasi pada Kejurda FORKI Sumbar 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *