1.000 Pohon untuk Parambahan, KBPPP Tegaskan Dukungan ke Polres

Daerah17 Dilihat

investigasipublik.com //  Tanah Datar

Komitmen membangun benteng alam untuk mengurangi risiko bencana di Kabupaten Tanah Datar terus diperkuat. Organisasi Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) Resort Tanah Datar menyatakan dukungan penuh terhadap program mitigasi bencana yang digagas Polres Tanah Datar melalui kegiatan penanaman 1.000 bibit pohon di Nagari Parambahan, Jumat (12/6/2026).

Dukungan tersebut tidak hanya sebatas pernyataan, tetapi diwujudkan melalui keterlibatan langsung dalam aksi penghijauan yang menjadi bagian dari upaya jangka panjang mencegah dampak bencana alam di kawasan yang pernah terdampak banjir lahar dingin.

Sekretaris KBPPP Resort Tanah Datar, D.S.T. Fernando, yang hadir mewakili Ketua KBPPP, menegaskan bahwa pihaknya siap berdiri di garis depan mendukung berbagai program kepolisian yang menyentuh kepentingan masyarakat, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami selaku anak Polri siap mendukung kegiatan penanaman 1.000 pohon Polres Tanah Datar,” tegas Fernando.

Menurutnya, keterlibatan KBPPP merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai bagian dari keluarga besar Polri untuk ikut menjaga keseimbangan alam sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan bagi generasi mendatang.

Gerakan penghijauan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Datar, AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi S., S.H., S.I.K., M.I.K. Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret dan berkelanjutan dalam menghadapi ancaman bencana.

“Ini adalah wujud nyata kepedulian Polres Tanah Datar kepada lingkungan, terutama wilayah yang rawan bencana,” ujar AKBP Nur Ichsan.

Pemilihan Nagari Parambahan sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Wilayah tersebut menjadi salah satu kawasan yang merasakan dahsyatnya dampak banjir lahar dingin yang melanda Sumatera Barat pada 12 Mei 2024 lalu. Peristiwa tersebut meninggalkan luka mendalam sekaligus menjadi pengingat pentingnya langkah-langkah mitigasi yang terukur.

Sebagai bagian dari strategi konservasi lingkungan, pohon yang ditanam didominasi jenis Beringin Kebo Karet serta sejumlah pohon pelindung lainnya. Secara ekologis, jenis pohon ini dikenal memiliki sistem perakaran yang kuat untuk mengikat tanah dan meningkatkan daya serap air, sehingga dinilai efektif membantu mengurangi risiko longsor maupun banjir di kawasan perbukitan dan lereng.

Program penghijauan ini juga mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Melalui Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Bupati Tanah Datar menyampaikan penghargaan atas kepedulian dan inisiatif Polres Tanah Datar dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut turut melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dari UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang ikut turun langsung melakukan penanaman pohon bersama aparat kepolisian dan warga setempat.

Wali Nagari Parambahan, Robi Yasdi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada nagarinya.

“Kami Nagari Parambahan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh jajaran, ada juga adik-adik mahasiswa UIN Batusangkar. Mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh Bapak Kapolres bisa menjadi ibadah,” ungkapnya.

Kolaborasi antara Polri, KBPPP, pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat ini menjadi bukti bahwa mitigasi bencana tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan gerakan bersama yang berkelanjutan untuk membangun ketahanan lingkungan.

Penanaman 1.000 pohon di Nagari Parambahan bukan sekadar menanam bibit di tanah, melainkan menanam harapan. Harapan agar kawasan yang pernah diterjang bencana memiliki benteng alam yang lebih kuat, serta harapan agar kesadaran menjaga lingkungan tumbuh menjadi budaya bersama demi keselamatan masyarakat di masa depan(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *