Resmikan Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Presiden Prabowo Subianto Puji Jasa Besar bagi Kemerdekaan Bangsa

Berita, Nasional, Terbaru42 Dilihat

Jombang, InvestigasiPublik.com — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri sekaligus meresmikan pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dipusatkan di Lapangan Untung Surapati, Kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). Perhelatan akbar ini mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa”.

Kehadiran Kepala Negara disambut hangat jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) serta puluhan ribu muktamirin. Rangkaian pembukaan diawali dengan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mars Syubbanul Wathon, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Selawat Badar, serta doa bersama yang dipimpin Pengasuh PP Bahrul Ulum, K.H. Hasib Wahab Chasbullah.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa NU merupakan pilar utama penopang keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang memiliki rekam jejak sejarah tak terpisahkan dari perjuangan kemerdekaan.

“Merupakan kehormatan besar bagi saya hadir di sini. Nahdlatul Ulama adalah institusi bersejarah yang sangat besar jasanya dalam perjuangan kemerdekaan dan menjaga keutuhan Republik Indonesia,” tegas Presiden Prabowo Subianto, Kamis (27/8/2026).

Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, Syaifullah Yusuf, melaporkan bahwa muktamar kali ini diikuti delegasi pengurus dari 38 Pengurus Wilayah (PWNU), lebih dari 550 Pengurus Cabang (PCNU), serta 33 Pengurus Cabang Istimewa (PCINU) yang tersebar di mancanegara.

Selain perwakilan resmi, arena muktamar dibanjiri lebih dari 50 ribu warga Nahdliyin atau romlah (rombongan lilahi ta’ala) yang datang secara mandiri dari berbagai pelosok Nusantara menggunakan ragam moda transportasi.

Peresmian ditandai dengan pemukulan bedug oleh Presiden Prabowo Subianto. Tabuhan bedug tersebut menandai dibukanya ruang persidangan tertinggi NU untuk merumuskan arah kepemimpinan, agenda strategis organisasi, serta rekomendasi kebangsaan demi kesejahteraan umat dan kemajuan Indonesia. (stp/min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *