Presiden Prabowo Evaluasi Penanganan Karhutla Kalimantan dan Gempa NTT di Hambalang

Berita, Nasional, Terbaru58 Dilihat

Jakarta, InvestigasiPublik.com — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto memimpin rapat evaluasi terbatas guna memantau percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan serta pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Rapat koordinasi krisis tersebut berlangsung di kediaman Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu malam (23/8/2026).

Pertemuan tingkat tinggi ini dihadiri oleh jajaran menteri kabinet, Panglima TNI, serta seluruh Kepala Staf Angkatan.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa sesi evaluasi bersama jajaran petinggi TNI menjadi agenda puncak dari maraton rapat strategis sepanjang sore hingga malam hari.

“Presiden mengevaluasi tindak lanjut instruksi mengenai dukungan armada logistik dan pemadaman yang telah didistribusikan ke Kalimantan dan NTT, khususnya yang dikerahkan melalui jalur penerbangan udara,” terang Seskab Teddy Indra Wijaya dalam keterangan resminya, Senin (24/8/2026).

Penguatan Armada Karhutla dan Percepatan Rekonstruksi NTT

Guna menjinakkan kobaran api karhutla di daratan Kalimantan, pemerintah menambah kekuatan tempur udara dengan memobilisasi 17 unit pesawat pemadam water bombing.

Selain armada udara, sebanyak 1.500 personel gabungan tambahan beserta perlengkapan lapangan telah diterjunkan ke titik-titik api utama.

Pemerintah juga memasok 200 unit mesin pompa air bertekanan tinggi beserta jaringan pipa untuk memadamkan kebakaran bawah tanah (peatland fire) di lahan gambut.

Di sisi lain, Presiden Prabowo menekankan kelancaran proses rekonstruksi permukiman serta jaminan pemenuhan logistik bagi pengungsi gempa di NTT.

Presiden menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi serta gerak cepat personel TNI dan Polri dalam menyukseskan tanggap darurat di berbagai daerah krisis.

“Presiden menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesiapsiagaan dan gerak cepat seluruh personel TNI-Polri di lapangan dalam melindungi masyarakat,” tutup Seskab. (stp/min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *