Padang, InvestigasiPublik.com, — Pemerintah Kota (Pemko) Padang menorehkan prestasi membanggakan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Pemko Padang resmi dianugerahi penghargaan Terbaik 1 Anugerah Adinata Syariah Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, seusai pelaksanaan Upacara Bendera HUT Ke-81 RI di Halaman Istana Gubernur Sumatera Barat, Senin (17/8/2026). Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang, Raju Minropa, hadir menerima trofi dan piagam kehormatan tersebut mewakili Wali Kota Padang, Fadly Amran.
Anugerah Adinata Syariah merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kepada pemerintah kabupaten dan kota yang dinilai memiliki komitmen nyata, kepemimpinan visioner, serta program kerja berkelanjutan dalam menggerakkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.
Sekdako Padang Raju Minropa menyampaikan bahwa capaian yang diraih ini merupakan buah dari konsistensi Pemko Padang dalam mengintegrasikan nilai-nilai syariah ke dalam sektor ekonomi publik, kelembagaan keuangan daerah, hingga pemberdayaan UMKM berbasis syariah.
“Penghargaan Terbaik 1 ini merupakan wujud pengakuan atas kerja keras Bapak Wali Kota Fadly Amran beserta seluruh jajaran Pemko Padang. Ini menjadi pelecut semangat bagi kita untuk terus menguatkan fondasi ekonomi syariah yang inklusif dan memberi manfaat luas bagi warga Kota Padang,” ujar Sekdako Raju Minropa usai menerima penghargaan.
Akselerasi Ekosistem Halal dan Keuangan Syariah Daerah
Raju Minropa menambahkan, Pemko Padang secara konsisten mendorong berbagai inisiatif strategis, mulai dari sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, digitalisasi pasar syariah, hingga penguatan kelembagaan baitul mal dan lembaga keuangan syariah di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Sinergi antara Pemko Padang, para pemangku kepentingan (stakeholders), akademisi, serta instansi perbankan syariah terbukti mampu menjadikan Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat ini sebagai barometer perkembangan ekonomi berlandaskan prinsip syariah di Ranah Minang.
“Ke depan, Pemko Padang berkomitmen memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan syariah, sehingga pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya melaju pesat, tetapi juga berkeadilan dan penuh keberkahan,” pungkas Sekdako Padang. (*/min)







