Proyek Gedung Cathlab RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin Kayong Utara Diduga Minim Pengawasan, Pekerja Abaikan K3

Berita, Daerah, Terbaru20 Dilihat

Kayong Utara, InvestigasiPublik.com – Proyek pembangunan Gedung Cathlab di RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, menjadi sorotan. Pekerjaan yang bersumber dari belanja modal bangunan gedung kantor tersebut diduga kurang mendapat pengawasan.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada Jumat (30/10/2026), sejumlah pekerja terlihat melakukan aktivitas pekerjaan tanpa menggunakan perlengkapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait penerapan standar keselamatan kerja di lingkungan proyek, terutama karena pekerjaan konstruksi memiliki risiko kecelakaan yang perlu diantisipasi.

Saat awak media berupaya menemui pengawas lapangan untuk meminta keterangan, konsultan pengawas maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tidak terlihat berada di lokasi pekerjaan.

Selain persoalan K3 dan pengawasan, berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pekerjaan konstruksi beton diduga menggunakan mesin pengaduk semen atau beton molen.

Di lokasi juga terlihat material batako yang digunakan dalam pembangunan diduga dicetak atau dibuat sendiri oleh para pekerja.

Sementara itu, proyek tersebut dilaksanakan oleh CV Awansa Perkasa dengan nilai kontrak sebesar Rp2.010.000.000,00. Masa kontrak pekerjaan dijadwalkan berakhir pada 13 November 2026.

Kondisi di lapangan tersebut perlu mendapat perhatian dari pihak terkait, khususnya menyangkut penerapan K3, metode pelaksanaan pekerjaan, mutu material, serta fungsi pengawasan terhadap proyek pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada instansi terkait, termasuk pihak pelaksana proyek, konsultan pengawas, dan PPK, guna memperoleh penjelasan serta memastikan kesesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak.

(TM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *