Ramalanardi Raih 937 Suara, Unggul dalam Pilwana Rantau Simalenang Air Haji

Pesisir Selatan, InvestigasiPublik.com – Ramalanardi, S.Th.I., meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Rantau Simalenang Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Rabu (21/10/2026).

Pilwana yang mengusung tema “Pilwana Badunsanak” tersebut diikuti tiga calon, yakni Anan Bakri, S.IP., nomor urut 1; Supardianto, nomor urut 2; dan Ramalanardi, S.Th.I., nomor urut 3.

Berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara, Ramalanardi memperoleh 937 suara, disusul Anan Bakri dengan 816 suara. Sementara itu, Supardianto meraih 44 suara.

Rekapitulasi dilaksanakan pada Rabu malam setelah salat Isya. Proses tersebut disaksikan Penjabat (Pj.) Wali Nagari Rantau Simalenang Air Haji, Badan Musyawarah (Bamus), Bhabinkamtibmas, serta unsur terkait lainnya.

Usai penghitungan suara, Ramalanardi menyampaikan terima kasih kepada panitia Pilwana, petugas tempat pemungutan suara (TPS), para pemuda dan pemudi, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menggunakan hak pilih.

Saat diwawancarai di Kantor Wali Nagari Rantau Simalenang Air Haji sekitar pukul 20.30 WIB, Ramalanardi mengatakan Pilwana merupakan wadah demokrasi bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin di tingkat nagari.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat kembali bersatu setelah pemilihan. Menurutnya, perbedaan pilihan tidak boleh menjadi penghalang untuk menjaga persaudaraan dan kebersamaan.

“Biduak lalu kiambang batawik,” ujar Ramalanardi.

Ungkapan tersebut, menurutnya, menjadi pengingat agar masyarakat kembali kompak setelah Pilwana berakhir. Ia menegaskan tidak boleh lagi ada sekat di antara pendukung calon nomor urut 1, 2, maupun 3. Seluruh masyarakat harus bersatu untuk membangun Nagari Rantau Simalenang Air Haji.

Sementara itu, panitia Pilwana, Sopi Putra Wijaya, S.Pd., mengatakan pemilihan kali ini mengedepankan semangat “Pilwana Badunsanak”. Ia bersyukur pelaksanaan Pilwana berjalan lancar dan damai serta situasi masyarakat tetap kondusif.

Ia mengakui terdapat perbedaan pendapat di antara pendukung masing-masing calon. Namun, perbedaan tersebut tidak menjadi kendala berarti dan dapat disikapi secara bijaksana.

Dengan berakhirnya proses pemilihan, masyarakat Nagari Rantau Simalenang Air Haji diharapkan kembali mempererat persatuan, menjaga kerukunan, dan bersama-sama mendukung pembangunan nagari. (Sesri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed