Jakarta, InvestigasiPublik.com – PT Nindya Karya (Persero) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Upaya tersebut diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 2026.
Melalui pilar ekonomi Nindya Kreatif, perusahaan menggelar program Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas UMKM melalui Transformasi Digital Berbasis AI pada 22–23 September 2026 di Hotel Sofyan, Jakarta.
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menghadapi persaingan bisnis di era digital. Materi yang diberikan mencakup pemanfaatan teknologi untuk memperluas pemasaran, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan pencatatan keuangan secara digital.
Peserta juga dibekali pengetahuan mengenai penggunaan AI untuk mendukung kegiatan promosi. Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyusun ide konten pemasaran yang kreatif dan menarik, sehingga pelaku usaha memiliki lebih banyak pilihan dalam menjangkau calon pelanggan.
Di tengah perkembangan bisnis digital, pelaku UMKM tidak hanya dituntut menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga perlu mengelola usaha secara efektif dan menyesuaikan strategi pemasaran dengan kebutuhan pasar.
Melalui program ini, Nindya Karya mendorong UMKM binaannya agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penguasaan perangkat digital diharapkan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan produktivitas, memperkuat pengelolaan bisnis, dan membuka peluang pasar yang lebih luas.
Program Nindya Kreatif juga menjadi bagian dari pelaksanaan TJSL perusahaan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Inisiatif tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Melalui pelatihan transformasi digital berbasis AI, Nindya Karya berharap UMKM binaannya semakin mandiri dan mampu memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan turut memperkuat kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.










