Rahmat Saleh Tinjau Korban Banjir Lubuk Minturun, Salurkan Bantuan

Berita, Daerah, Terbaru293 Dilihat

Padang, InvestigasiPublik.com – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, meninjau kondisi warga terdampak banjir di kawasan Lubuk Lukum, Lubuk Minturun, Kota Padang, Selasa (13/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia turut menyerahkan bantuan untuk meringankan beban masyarakat.

Rahmat mengatakan, kunjungan itu dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi warga sekaligus memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang masih merasakan dampak luapan air.

“Kami datang untuk melihat langsung kondisi warga yang terdampak banjir dan menyerahkan bantuan untuk meringankan beban korban. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat, terutama bagi warga yang masih menghadapi dampak luapan air,” kata Rahmat.

Menurutnya, penanganan bencana tidak cukup hanya dilakukan setelah banjir terjadi. Terlebih, banjir yang kembali melanda kawasan tersebut menunjukkan pentingnya penguatan langkah pencegahan dan kesiapsiagaan.

Ia menilai pemerintah dan seluruh pihak terkait perlu memperkuat sistem peringatan dini, khususnya di wilayah permukiman yang berada di sepanjang aliran sungai dan berisiko terdampak luapan air.

Rahmat juga berharap koordinasi antara pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparat keamanan, relawan, dan masyarakat terus ditingkatkan. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk mempercepat proses evakuasi, melindungi warga, serta mengurangi risiko korban dan kerugian akibat bencana.

“Kita berharap penanggulangan bencana ke depan semakin cepat, terkoordinasi, dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama, sementara warga di kawasan rawan banjir juga perlu terus meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.

Sebelumnya, hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Padang pada Sabtu (10/10/2026). Hujan tersebut menyebabkan Sungai Lubuk Minturun meluap hingga merendam permukiman warga di sejumlah kawasan sepanjang aliran sungai.

Peristiwa itu kembali menyoroti pentingnya upaya mitigasi bencana dan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi potensi banjir, terutama di kawasan permukiman yang berada dekat aliran sungai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *