Adhi Karya Garap Stadion H. Agus Salim Padang Senilai Rp340 Miliar

Berita, Daerah, Terbaru223 Dilihat

Padang, InvestigasiPublik.com – Pembangunan kembali Stadion H. Agus Salim Padang, Sumatera Barat, melibatkan PT Adhi Karya (Persero) Tbk bersama PT Hutama Karya (Persero) melalui skema kerja sama operasi (KSO). Proyek yang bersumber dari APBN 2026 ini memiliki pagu anggaran Rp340.043.932.000.

Rekonstruksi stadion kebanggaan masyarakat Sumatera Barat tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2027 atau paling lambat Januari 2028. Stadion baru ini dirancang dengan fasilitas modern dan arsitektur yang mengadopsi ciri khas Ranah Minang.

Pembangunan ini menjadi bagian dari pembaruan infrastruktur olahraga di Kota Padang. Selain menunjang perkembangan sepak bola, stadion tersebut diharapkan menjadi ikon baru sekaligus kebanggaan masyarakat Sumatera Barat.

Usung Desain Modern dengan Ciri Khas Minangkabau

Berdasarkan materi desain yang dibagikan PT Adhi Karya, rancangan stadion mengadopsi konsep dasar Stadion Surajaya Lamongan dengan sejumlah penyesuaian.

Salah satu ciri yang menonjol adalah dua atap pada tribun barat dan timur. Bentuk atap yang melengkung ke bawah dirancang menyerupai tanduk, sehingga menghadirkan karakter visual yang khas.

Desain tersebut diharapkan memadukan fungsi stadion modern dengan identitas arsitektur Ranah Minang. Namun, realisasi akhir tetap bergantung pada pelaksanaan pekerjaan sesuai rancangan proyek.

Dari sisi kapasitas, stadion direncanakan menampung sekitar 15.000 penonton dan ditargetkan memenuhi standar Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Jika terealisasi sesuai perencanaan, fasilitas ini dapat mendukung penyelenggaraan pertandingan sepak bola dengan standar yang lebih baik.

Pemko Padang Siap Berkolaborasi

Dukungan terhadap pembangunan kembali stadion juga disampaikan Pemerintah Kota Padang. Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyatakan kesiapan pemerintah kota untuk berkolaborasi menyukseskan rekonstruksi kawasan GOR H. Agus Salim.

Kolaborasi antara pemerintah dan pelaksana proyek diperlukan agar pembangunan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi warga Sumatera Barat, Stadion H. Agus Salim bukan sekadar lokasi pertandingan. Stadion ini memiliki nilai historis dan menjadi bagian dari perjalanan serta identitas olahraga Ranah Minang.

Pembaruan fasilitas diharapkan membuka peluang lebih besar bagi pembinaan atlet, pengembangan klub sepak bola daerah, dan penyelenggaraan kompetisi berskala nasional.

Jika rampung sesuai target, Stadion H. Agus Salim akan menjadi fasilitas olahraga modern yang memperkuat infrastruktur sepak bola Sumatera Barat. Proyek ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi PT Adhi Karya dan PT Hutama Karya dalam pembangunan sarana olahraga nasional.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *