Lima Intake Perumda Air Minum Padang Terdampak Hujan Deras, Distribusi Air Terganggu

Berita, Peristiwa, Terbaru288 Dilihat

Padang, InvestigasiPublik.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Sabtu (10/10/2026) siang mengganggu operasional sejumlah instalasi pengambilan air baku atau intake Perumda Air Minum Kota Padang.

Material kayu, batu, dan sedimen yang terbawa arus sungai dengan debit tinggi menutupi sebagian pintu intake. Kondisi ini menghambat pengambilan air baku dan berdampak pada distribusi air minum kepada pelanggan.

Pejabat Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, mengatakan lima intake di wilayah utara mengalami dampak cukup signifikan. Kelima instalasi tersebut adalah Intake Latung, Gariang, Palukahan, Sungai Duo, dan Sungai Sariak.

“Gangguan pada sejumlah intake tersebut berdampak terhadap pelayanan air minum di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Nanggalo, dan Kecamatan Kuranji,” ujarnya, Sabtu (10/10/2026) sore.

Intake Wilayah Selatan Juga Terdampak

Gangguan operasional tidak hanya terjadi di wilayah utara. Sejumlah intake di bagian selatan Kota Padang juga terdampak peningkatan debit air pada sumber air baku, sehingga memengaruhi proses pengolahan dan pendistribusian air minum.

Afriyanto menjelaskan, petugas belum dapat membersihkan material kayu, batu, dan sedimen yang menutupi pintu intake secara maksimal. Derasnya arus sungai dan tingginya debit air menjadi kendala dalam proses penanganan.

“Keselamatan petugas menjadi perhatian utama dalam kondisi seperti ini. Kami terus memantau situasi di lapangan dan akan melakukan penanganan secara bertahap setelah kondisi memungkinkan, agar operasional intake dapat kembali berjalan optimal dan pelayanan air minum kepada pelanggan berangsur normal,” katanya.

Pelanggan Diimbau Hemat Air

Selama gangguan pelayanan berlangsung, Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau pelanggan menghemat penggunaan air dan menyiapkan cadangan secukupnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan air hujan untuk kebutuhan nonkonsumsi, seperti menyiram tanaman atau membersihkan halaman, apabila kondisi memungkinkan. Penggunaannya tetap harus memperhatikan kebersihan dan keamanan.

Afriyanto menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan tersebut. Perusahaan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi sumber air baku serta berupaya menangani gangguan sesuai situasi di lapangan.

Perumda Air Minum Kota Padang berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut selama proses pemulihan berlangsung. Informasi terbaru mengenai gangguan dan pemulihan distribusi air akan disampaikan melalui kanal informasi resmi perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *