Kota Solok, InvestigasiPublik.com – Kontingen Hapkido Kota Solok langsung menunjukkan prestasi gemilang dengan memborong empat medali emas pada hari pertama pertandingan cabang olahraga Hapkido Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Pertandingan berlangsung di GOR Alimin Sinapa, Kota Solok, Minggu (11/10/2026).
Empat medali emas tersebut diraih melalui nomor Hoshinsul Freestyle Putra, Hoshinsul Authorized Putra, Hoshinsul Freestyle Putri, dan Hoshinsul Authorized Putri. Hasil ini menjadi awal positif bagi tuan rumah dalam persaingan olahraga multicabang yang diikuti 15 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.
Atlet yang menyumbangkan emas bagi Kota Solok yakni Bintang Deriansyah K pada nomor Hoshinsul Freestyle Putra, Ridho Firmansyah pada Hoshinsul Authorized Putra, Devannazmi Jauza pada Hoshinsul Freestyle Putri, serta Shalat Angely pada Hoshinsul Authorized Putri.
Kejuaraan Hapkido Porprov XVI Sumbar 2026 dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal. Kegiatan tersebut turut dihadiri Muhammad Ikhlas, SH, MH, serta perwakilan Ketua Umum KONI Kota Solok, Yon Deri Karata.
Ketua Pelaksana Porprov cabor Hapkido Kota Solok, Muhammad Ikhlas, berharap seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar hingga selesai. Ia juga mengapresiasi kesiapan arena yang dinilai cukup representatif untuk mendukung pelaksanaan kejuaraan.
Menurut Ikhlas, Hapkido merupakan olahraga bela diri yang memiliki karakteristik tersendiri karena memadukan berbagai teknik pertahanan dan serangan, mulai dari tendangan hingga bantingan dan kuncian.
“Hapkido merupakan olahraga bela diri yang relatif baru berkembang di daerah kita. Namun, cabang ini memiliki potensi besar dan telah masuk dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON),” ujarnya.
Ia mengajak seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan panitia menjaga hubungan baik serta menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal, menyampaikan terima kasih kepada KONI dan Pengurus Provinsi Hapkido Sumatera Barat atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Solok sebagai tuan rumah pertandingan.
Suryadi menjelaskan, Pemerintah Kota Solok bersama masyarakat sebelumnya telah mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah sejumlah cabang olahraga. Bahkan, Kota Solok berharap dapat menjadi lokasi pembukaan Porprov XVI Sumbar 2026.
Namun, akibat bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, agenda pembukaan tingkat provinsi akhirnya dipindahkan ke Kota Padang. Meski demikian, Kota Solok tetap berkomitmen menyukseskan pertandingan yang dipercayakan kepada daerah tersebut.
“Kemarin kita sudah memulai prosesi Rang Solok Baralek Gadang. Kami juga mengundang seluruh kontingen cabang olahraga untuk hadir dan meramaikan kegiatan tersebut,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan memperhatikan atlet berprestasi yang berpotensi melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional, termasuk mereka yang berpeluang memperkuat Sumatera Barat pada PON mendatang.
“Bagi atlet yang nantinya berpotensi mengikuti PON, tentu akan kita lihat dan upayakan dukungan sesuai kemampuan pemerintah daerah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Suryadi juga mengajak seluruh peserta Porprov menyampaikan doa dan dukungan moral kepada masyarakat yang tengah menghadapi bencana di Sumatera Barat.
Menurutnya, semangat olahraga tidak hanya diwujudkan melalui persaingan meraih medali, tetapi juga melalui kepedulian, persaudaraan, dan solidaritas antardaerah.
Empat medali emas pada hari pertama menjadi modal penting bagi kontingen Hapkido Kota Solok untuk melanjutkan persaingan di Porprov XVI Sumbar 2026. Capaian tersebut sekaligus diharapkan memacu semangat atlet lainnya untuk memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kota Solok di tingkat provinsi.











