Kabupaten Solok Dominasi Taolu Wushu Porprov Sumbar XVI, Raih 8 Medali Emas

Berita, Olahraga, Terbaru207 Dilihat

Bukittinggi, InvestigasiPublik.com – Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia Sumatera Barat, Yanisman, resmi menutup rangkaian pertandingan cabang olahraga (cabor) Wushu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI 2026 di Hall Ateh Ngarai, Kota Bukittinggi, Sabtu (10/10/2026).

Penutupan yang dirangkai dengan penyerahan medali kepada para pemenang tersebut menandai berakhirnya persaingan atlet Wushu dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat dalam memperebutkan medali pada ajang olahraga tingkat provinsi itu.

Dalam kesempatan tersebut, Yanisman menegaskan bahwa Porprov bukan sekadar ajang mengejar medali, tetapi juga menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan atlet di masing-masing daerah.

“Porprov ini bukan hanya tentang siapa yang meraih medali emas, perak, atau perunggu. Lebih dari itu, ajang ini menjadi evaluasi bagi kita semua untuk melihat sejauh mana pembinaan atlet Wushu telah berjalan. Atlet yang berprestasi harus terus dibina, sementara yang belum berhasil harus tetap semangat berlatih dan meningkatkan kemampuan,” ujarnya.

Menurut Yanisman, keberhasilan pembinaan atlet membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pengurus, pelatih, dan atlet hingga dukungan pemerintah daerah. Melalui pembinaan berkelanjutan, Sumatera Barat diharapkan mampu melahirkan atlet berkualitas yang dapat bersaing di tingkat nasional.

Ia juga mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri dengan hasil yang diraih selama Porprov. Prestasi di tingkat provinsi harus menjadi pijakan untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi dengan persiapan yang lebih matang.

“Jangan berhenti sampai di Porprov. Teruslah berlatih, jaga disiplin, dan tingkatkan kemampuan. Kita ingin atlet-atlet Wushu Sumatera Barat tidak hanya berjaya di tingkat provinsi, tetapi juga mampu membawa nama daerah ke pentas nasional,” pesannya.

Berdasarkan data perolehan medali emas kategori Taolu yang dihimpun, Kabupaten Solok memimpin dengan raihan delapan medali emas. Posisi berikutnya ditempati Kota Bukittinggi dengan enam emas, disusul Kota Solok dengan lima emas dan Kota Padang dengan empat emas.

Sementara itu, Kota Sawahlunto, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai masing-masing meraih satu medali emas pada kategori tersebut.

Berakhirnya pertandingan Wushu di Hall Ateh Ngarai diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet serta meningkatkan kualitas prestasi Wushu Sumatera Barat, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet yang berprestasi di tingkat nasional.

(Ms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *