KAI dan BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas

Padang, InvestigasiPublik.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) memperkuat sinergi untuk mendorong usaha mikro dan kecil (UMK) mitra binaan agar semakin mandiri dan berdaya saing.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan UMK bertema “Bersama Mendukung UMK Naik Kelas dan Berdaya Saing” yang berlangsung di Ballroom Santika Premiere Hotel Padang, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan diikuti 85 UMK mitra binaan KAI. Hadir Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya, Vice President of Corporate Social Responsibility KAI Sulardi Wiyatman, Branch Office Head BRI Khatib Sulaiman Anang Sigit Harwanto, Manager Keuangan dan SDM KAI Divre II Sumbar Aries Tri Mulyo, serta jajaran Komite Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) KAI.

Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya mengatakan, tanggung jawab KAI tidak hanya berkaitan dengan penyediaan layanan transportasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“KAI tidak hanya hadir untuk melayani pelanggan, tetapi juga senantiasa menengok kanan dan kiri untuk melihat potensi serta kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional,” ujar Lutfi.

Menurutnya, melalui program TJSL, KAI berupaya memberikan manfaat berkelanjutan, salah satunya melalui pemberdayaan UMK agar semakin mandiri dan mampu mengembangkan usahanya.

Lutfi menilai UMK memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, pembinaan tidak cukup hanya melalui bantuan permodalan.

Pelaku UMK juga membutuhkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan, pengelolaan usaha, akses layanan keuangan, serta kemampuan membaca dan beradaptasi dengan perkembangan pasar.

“Harapannya, para mitra binaan tidak berhenti pada tahap menerima bantuan, tetapi dapat memanfaatkan berbagai pembinaan yang diberikan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usaha, memperluas pasar, meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya naik kelas menjadi UMK yang semakin kuat dan berdaya saing,” katanya.

Sementara itu, Branch Office Head BRI Khatib Sulaiman Anang Sigit Harwanto menyampaikan dukungan BRI terhadap pengembangan UMK melalui peningkatan kapasitas usaha, pemanfaatan layanan perbankan, serta penguatan literasi dan inklusi keuangan.

Kolaborasi KAI dan BRI diharapkan dapat memperluas peluang bagi pelaku UMK untuk mengelola usaha secara lebih profesional. Pengelolaan keuangan dan akses terhadap layanan perbankan menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam pembinaan tersebut.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pengelolaan dan pengembangan UMK. Peserta juga mengikuti sesi berbagi pengalaman dan diskusi mengenai berbagai tantangan dalam mengembangkan usaha.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para UMK mitra binaan dapat semakin meningkatkan kualitas produk dan layanan, memperkuat tata kelola usaha, memperluas akses pasar, serta memanfaatkan peluang kolaborasi dan ekosistem pembiayaan secara optimal,” kata Lutfi.

KAI Divre II Sumbar menyatakan akan terus menjalankan program TJSL yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor perbankan, KAI berharap UMK mitra binaan dapat tumbuh lebih mandiri, meningkatkan daya saing, dan memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat di Sumatera Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed