Kodaeral II Dukung Percepatan Pemulihan Pascagalodo di Kabupaten Solok

Solok, InvestigasiPublik.com — Komandan Kodaeral II Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung turut mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka saat meninjau kawasan terdampak banjir bandang atau galodo di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026).

Kehadiran Laksda TNI Sarimpunan Tanjung bersama unsur TNI/Polri, Forkopimda Sumatera Barat dan Kabupaten Solok, serta satuan tugas penanggulangan bencana menjadi bagian dari sinergi dalam mempercepat penanganan dan pemulihan pascabencana.

Banjir bandang dan tanah longsor menerjang kawasan Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 19.45 WIB. Material banjir disebut berasal dari kawasan hulu Sungai Batang Laso dan kemudian menerjang kompleks perkantoran pemerintahan.

Terjangan arus deras membawa material lumpur, batu, kayu dan material lainnya hingga menyebabkan sejumlah fasilitas pemerintahan mengalami kerusakan.

Dalam kondisi tersebut, Kodaeral II turut mengerahkan personel untuk membantu penanganan di lokasi terdampak. Personel bergabung bersama unsur TNI/Polri, pemerintah daerah, satuan tugas kebencanaan dan masyarakat dalam melakukan pembersihan serta pemulihan fasilitas yang terdampak.

Kodaeral II Kerahkan Personel

Keterlibatan Kodaeral II tidak hanya terlihat dalam pendampingan kunjungan Wapres, tetapi juga melalui dukungan personel di lapangan.

Pengerahan personel diarahkan untuk membantu mempercepat proses pembersihan material bencana dan pemulihan sarana prasarana yang terdampak. Gotong royong lintas instansi dilakukan untuk mengembalikan kondisi kawasan agar aktivitas pemerintahan dan masyarakat dapat kembali berjalan secara bertahap.

Bagi Kodaeral II, keterlibatan dalam penanganan bencana merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam membantu pemerintah dan masyarakat menghadapi bencana alam.

Kehadiran Laksda TNI Sarimpunan Tanjung di lokasi bersama jajaran terkait juga menjadi bagian dari koordinasi penanganan bencana antara unsur pertahanan, pemerintah daerah, aparat keamanan dan masyarakat.

Pemulihan Dilakukan Bertahap

Pasca galodo, proses pemulihan tidak hanya diarahkan pada pembersihan material yang menutup kawasan perkantoran. Sejumlah fasilitas yang mengalami kerusakan juga membutuhkan penanganan dan rehabilitasi agar pelayanan pemerintahan dapat kembali normal.

Kodaeral II mendukung langkah percepatan tersebut melalui keterlibatan personel dalam kegiatan kemanusiaan dan pemulihan di lapangan.

Sementara itu, kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka menjadi bagian dari perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi masyarakat dan fasilitas publik yang terdampak bencana di Kabupaten Solok.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, satuan tugas kebencanaan dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan kawasan terdampak.

Kodaeral II menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penanganan bencana dan membantu masyarakat sesuai tugas serta kewenangan yang dimiliki.

Dengan keterlibatan seluruh unsur, proses pemulihan pascagalodo di Kabupaten Solok diharapkan dapat berjalan secara bertahap, terkoordinasi dan mengutamakan keselamatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *