Palu, InvestigasiPublik.com — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Konferensi Kerja II Tahun 2026 Masa Bakti XXIII Tahun 2024–2026, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi program kerja sekaligus pembahasan langkah organisasi dalam memperkuat peran guru dan meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Tengah.
Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H., S.H., M.Sc., P.Sc., diwakili Pasi Pers Korem 132/Tadulako, Kapten Chk Wanda Ginting, turut menghadiri konferensi kerja tersebut.
Sejumlah pejabat dan tokoh pendidikan juga hadir, di antaranya Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Reny Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., Ketua Umum PB PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd., Ketua PGRI Sulawesi Tengah Syam Zaini, S.Pd., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Tengah, serta pengurus dan anggota PGRI dari berbagai daerah.
Konferensi kerja membahas evaluasi pelaksanaan program organisasi sekaligus merumuskan sejumlah langkah strategis menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan.
Kehadiran jajaran Korem 132/Tadulako dalam forum tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Pertemuan itu juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, serta organisasi profesi pendidikan.
Dalam pembahasan organisasi, PGRI Sulteng mendorong agar program kerja ke depan dapat semakin memperkuat peran guru, termasuk dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik.
Kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, aparat kewilayahan dan insan pendidikan dinilai menjadi salah satu unsur penting dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Melalui Konferensi Kerja II tersebut, PGRI Provinsi Sulawesi Tengah diharapkan dapat menghasilkan program organisasi yang konstruktif serta memperkuat kontribusi guru dalam membentuk generasi yang berkarakter, berkompetensi dan memiliki wawasan kebangsaan.










