Wapres Gibran Jenguk Korban Galodo di RSUD Arosuka, Dua Pasien Masih Dirawat

Berita, Nasional, Terbaru390 Dilihat

Solok, InvestigasiPublik.com — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menjenguk warga korban banjir bandang yang tengah menjalani perawatan di RSUD Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan di sela agenda Wapres meninjau langsung wilayah yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok.

Gibran tiba di RSUD Arosuka sekitar pukul 11.55 WIB. Ia didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy.

Setibanya di rumah sakit, Wapres langsung menuju poli bedah sebelum melanjutkan kunjungan ke ruang perawatan. Di sana, Gibran melihat kondisi sejumlah warga yang menjadi korban bencana.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres menyampaikan dukacita atas korban jiwa dalam bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Solok. Ia juga meminta agar warga yang mengalami luka mendapatkan pelayanan medis secara optimal hingga kondisi mereka membaik.

Gubernur Sumbar Mahyeldi kemudian turut menyapa pasien yang masih menjalani rawat inap. Mahyeldi mendoakan agar para korban segera pulih dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga.

“Semoga segera diberikan kesembuhan, dimudahkan proses pengobatannya, dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga serta beraktivitas seperti biasa,” ujar Mahyeldi.

10 Korban Mendapat Penanganan

Direktur RSUD Arosuka Kabupaten Solok, Jebnoka Levismon, mengatakan sebanyak 10 warga terdampak banjir bandang telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit tersebut.

Dari jumlah tersebut, dua pasien masih menjalani rawat inap di RSUD Arosuka. Dua pasien lainnya dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang, satu pasien meninggal dunia, sementara lima pasien telah diperbolehkan pulang untuk menjalani pemulihan melalui rawat jalan.

Dua pasien yang masih dirawat di RSUD Arosuka adalah Ulil Amri (34) dan Fitrianita (54). Keduanya mengalami patah tulang pada bagian tangan dan masih membutuhkan perawatan medis.

Sementara dua pasien yang dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang adalah Affan Alqadri (26) dan Muhammad Nurzan (57). Keduanya telah mendapatkan tindakan medis dan menjalani operasi.

“Pasien kita yang di M. Djamil saat ini sudah ditangani, sudah melewati operasi. Sedangkan untuk pasien yang dirawat di sini, juga sudah kita berikan tindakan medis,” kata Jebnoka.

Satu korban meninggal dunia dalam bencana tersebut tercatat atas nama Daffi Arrahman (21).

Sedangkan lima pasien yang telah diperbolehkan pulang untuk menjalani pemulihan di rumah masing-masing yakni Muslihat (54), Anggiat Sirait (66), Yurnalis (45), Sinol (32), dan Frengky (27).

Pihak RSUD Arosuka berharap kondisi para korban yang masih menjalani perawatan terus membaik sehingga dapat segera kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Mari kita doakan bersama-sama semoga keluarga kita, sanak kita ini cepat sembuh dan dapat beraktivitas seperti biasa,” ujar Jebnoka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *