Nagari Situmbuk Matangkan RKP 2027, Tiga Sektor Jadi Prioritas

Berita, Terbaru443 Dilihat

Tanah Datar, InvestigasiPublik.com — Pemerintah Nagari Situmbuk, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar mulai mematangkan arah pembangunan untuk 2027 melalui Musyawarah Nagari (Musnag) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Nagari (RKP).

Musyawarah yang digelar di Aula Kantor Nagari Situmbuk, Selasa (7/7/2026), menjadi forum untuk membahas berbagai usulan pembangunan sekaligus menentukan program yang dinilai paling dibutuhkan masyarakat.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan Salimpaung, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Forkopimca serta lembaga dan unsur masyarakat Nagari Situmbuk.

Wali Nagari Situmbuk, Elya Mendri, mengatakan RKP merupakan dokumen penting yang menjadi arah pembangunan nagari selama satu tahun. Karena itu, penyusunannya harus didasarkan pada kebutuhan masyarakat dan dibahas secara terbuka.

“RKP ini adalah arah pembangunan kita setahun ke depan. Mari kita bahas bersama dengan semangat kebersamaan agar setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan warga Situmbuk,” ujar Elya Mendri.

Menurut Elya, proses perencanaan juga harus mampu membedakan kebutuhan dengan keinginan. Program yang nantinya masuk dalam RKP diharapkan memiliki manfaat yang jelas, terukur dan memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat.

Camat Ingatkan Sinkronisasi Program

Camat Salimpaung, Kartoni, S.H., mengapresiasi pelaksanaan tahapan penyusunan RKP 2027 di Nagari Situmbuk.

Ia menekankan pentingnya sinkronisasi perencanaan antara nagari, kecamatan dan pemerintah kabupaten. Menurutnya, sinkronisasi diperlukan agar pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri serta menghindari tumpang tindih program maupun anggaran.

“Perencanaan nagari harus selaras dengan program kecamatan dan kabupaten. Dengan sinkronisasi, program yang disusun dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Kartoni.

Kartoni juga menilai keterlibatan unsur Forkopimca dalam Musnag dapat memperkuat proses perencanaan pembangunan. Persoalan masyarakat, kata dia, membutuhkan koordinasi lintas sektor dan tidak dapat diselesaikan oleh satu unsur pemerintahan saja.

Kabid PMDPPKB Tekankan Tiga Prioritas

Musnag tersebut juga dihadiri Kabid Pemerintahan dan Keuangan Desa Dinas PMDPPKB Kabupaten Tanah Datar, Andri, S.IP. Ia hadir mewakili Bupati Tanah Datar sekaligus memperkenalkan diri setelah baru dilantik untuk menduduki jabatan tersebut.

Dalam penyampaian materi teknis, Andri mengingatkan agar penyusunan RKP 2027 tidak sekadar mengulang program rutin setiap tahun. Menurutnya, perencanaan harus memiliki prioritas yang jelas serta disesuaikan dengan kewenangan dan kemampuan keuangan nagari.

Ia mengarahkan agar pembangunan 2027 memberi perhatian pada tiga sektor, yakni peningkatan pelayanan dasar, pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi nagari.

Andri mengatakan setiap usulan harus dibahas berdasarkan manfaat, tingkat urgensi, kemampuan anggaran serta kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.

“Yang kita susun bukan sekadar daftar kegiatan, tetapi arah pembangunan nagari. Karena itu, setiap usulan harus dilihat manfaat, urgensi, kemampuan anggaran, serta kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Andri.

Aspirasi Masyarakat Jadi Dasar Perencanaan

Musyawarah Nagari menjadi ruang bagi lembaga dan unsur masyarakat Nagari Situmbuk untuk menyampaikan aspirasi serta mengusulkan program yang dinilai menjadi prioritas pada 2027.

Hasil pembahasan nantinya menjadi salah satu dasar penyusunan RKP Nagari dan selanjutnya menjadi acuan dalam penyusunan APB Nagari Situmbuk Tahun Anggaran 2027.

Pemerintah Nagari Situmbuk menyatakan proses perencanaan akan diarahkan agar berlangsung secara partisipatif dan transparan dengan mempertimbangkan kebutuhan serta kemampuan keuangan nagari.

Pembahasan berbagai usulan dilanjutkan setelah salat Zuhur dengan agenda pendalaman terhadap program dan prioritas pembangunan yang diusulkan.

Musnag RKP 2027 menjadi tahapan awal bagi Nagari Situmbuk dalam menentukan arah pembangunan tahun depan, dengan penekanan pada program yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *