Tanah Datar, InvestigasiPublik.com — Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 0304 Gerakan Pramuka Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi., melantik Pengurus Pimpinan Cabang Satuan Karya (Saka) Pramuka Rintisan Yogaswara KPU Tanah Datar masa bakti 2026–2031.
Pelantikan berlangsung di Aula Kantor PMD PPKB, Pagaruyung, Rabu (29/7/2026), dan disaksikan jajaran Forkopimda, Ketua KPU Tanah Datar beserta komisioner, Ketua Bawaslu, serta jajaran KPU Tanah Datar.
Ahmad Fadly mengatakan pembentukan Saka Rintisan Yogaswara tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi diharapkan melahirkan kegiatan nyata dalam memperkuat pendidikan politik dan demokrasi, khususnya bagi generasi muda.
“Dengan telah dilantiknya Saka Rintisan Yogaswara KPU Tanah Datar, diharapkan ada kerja sama dan dukungan sebagai agen perubahan dalam integrasi politik. Termasuk mengajak masyarakat menggunakan hak pilih dan bekerja sama dengan Saka Adhyasta di bawah jajaran Bawaslu,” ujar Ahmad Fadly.
Menurutnya, kolaborasi antara Gerakan Pramuka, KPU, dan Bawaslu dapat menjadi bagian dari upaya memperluas pendidikan demokrasi dan pendidikan pemilih.
Ia berharap Saka Yogaswara tidak hanya menjadi wadah kegiatan kepramukaan, tetapi juga mampu membentuk kader muda yang memahami proses demokrasi, menjunjung integritas, dan aktif mengambil peran di tengah masyarakat.
“Ini merupakan bentuk sinergi dalam penguatan pendidikan demokrasi dan pendidikan pemilih,” katanya.
Ahmad Fadly juga menyampaikan selamat kepada pengurus Saka Yogaswara yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut dijalankan secara bertanggung jawab serta melahirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan kehidupan demokrasi di Tanah Datar.
KPU Jadikan Pramuka Mitra Pendidikan Pemilih
Ketua KPU Tanah Datar sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Saka Yogaswara, Dicky Andrika, mengatakan pembentukan Saka Rintisan Yogaswara merupakan bagian dari komitmen KPU menjadikan Gerakan Pramuka sebagai salah satu mitra dalam penguatan pendidikan pemilih.
“Saka Rintisan Yogaswara akan menjadi mitra strategis dalam penguatan pendidikan pemilih, pendidikan politik, serta penanaman nilai-nilai demokrasi sejak dini,” ujar Dicky.
Ia menjelaskan, Saka Rintisan Yogaswara memiliki empat krida yang menjadi ruang pembinaan anggota, yakni Krida Data dan Informasi, Krida Pendidikan Pemilih, Krida Teknis Pemilu, serta Krida Hukum Pemilu.
Menurut Dicky, keberadaan krida tersebut diharapkan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada generasi muda mengenai kepemiluan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya partisipasi masyarakat dalam demokrasi.
Ia menilai Gerakan Pramuka memiliki peran dalam membentuk karakter generasi muda melalui nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, kepedulian sosial, dan pengabdian. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, sejalan dengan prinsip penyelenggaraan pemilu yang profesional, jujur, adil, dan berintegritas.
Karena itu, Dicky berharap Saka Yogaswara tidak berhenti pada pembentukan struktur organisasi, tetapi berkembang menjadi ruang pembelajaran demokrasi yang aktif dan dekat dengan generasi muda.
Dicky juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar atas dukungan terhadap pembentukan Saka Rintisan Yogaswara.
Dengan pelantikan tersebut, KPU Tanah Datar dan Gerakan Pramuka memiliki wadah pembinaan baru untuk memperkuat pendidikan demokrasi bagi generasi muda, termasuk pemahaman mengenai hak, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.





