Padang, InvestigasiPublik.com — Dugaan pencurian kabel bawah tanah terjadi di kawasan dekat Jembatan Andalas, Kota Padang, Jumat (18/9/2026). Aksi tersebut terungkap setelah warga melihat aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi dan melaporkannya kepada pihak berwenang.
Di lokasi ditemukan lubang galian yang cukup dalam. Sejumlah potongan kabel dan material pendukung jaringan utilitas terlihat berada di dalam serta di sekitar lubang tersebut.
Informasi awal menyebutkan, kabel yang berada di bawah permukaan tanah diduga dibongkar dan dipotong untuk kemudian diambil. Namun, pihak yang bertanggung jawab atas aksi tersebut belum diketahui.
Laporan warga kemudian ditindaklanjuti aparat kepolisian. Petugas melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan kondisi jaringan dan mengumpulkan informasi terkait dugaan pencurian tersebut.
Selain potensi kerugian terhadap pemilik jaringan, kondisi lubang galian yang terbuka juga menimbulkan risiko bagi masyarakat yang melintas di sekitar lokasi.
Jika kabel tersebut merupakan bagian dari jaringan utilitas aktif, pencurian juga berpotensi mengganggu layanan yang menggunakan jaringan tersebut. Karena itu, kondisi lokasi perlu segera diamankan untuk mencegah risiko terhadap pengguna jalan maupun warga sekitar.
Dugaan pencurian kabel bawah tanah bukan perkara sederhana. Pelaku harus menggali permukaan tanah terlebih dahulu sebelum dapat menjangkau jaringan yang tertanam. Aktivitas tersebut juga berpotensi merusak fasilitas lain di sekitar jalur kabel.
Aparat kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman untuk mengetahui kronologi serta pihak yang diduga terlibat.
Masyarakat yang mengetahui aktivitas mencurigakan di sekitar fasilitas umum diimbau segera melaporkannya kepada kepolisian atau layanan pengaduan resmi agar dapat segera ditindaklanjuti.
(A3)











