AHY Dorong Penguatan Konektivitas untuk Percepat Pembangunan Papua

Berita, Nasional, Terbaru404 Dilihat

JAYAPURA — Pemerintah pusat mendorong penguatan konektivitas antarwilayah sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan hal tersebut saat tiba di Jayapura, Kamis (17/9/2026), untuk melakukan kunjungan kerja sekaligus mempersiapkan rapat koordinasi bersama kepala daerah se-Papua.

Menurut AHY, pembangunan ekonomi dan infrastruktur perlu berjalan beriringan karena keduanya berkaitan dengan aktivitas masyarakat, distribusi barang, hingga stabilitas dan kesejahteraan daerah.

“Pembangunan ekonomi dan pembangunan infrastruktur juga salah satu faktor penting untuk memastikan keamanan, stabilitas, dan kesejahteraan masyarakat yang kita harapkan semakin baik ke depan,” kata AHY.

AHY mengatakan pemerintah pusat ingin mendengar langsung persoalan yang dihadapi pemerintah daerah di Papua. Rapat koordinasi yang dijadwalkan berlangsung Jumat (18/9) akan melibatkan gubernur, wakil gubernur, bupati, dan wali kota untuk membahas kebutuhan infrastruktur serta konektivitas di wilayah Papua.

Papua saat ini terdiri atas enam provinsi dengan 42 kabupaten/kota. Kondisi geografis dan kebutuhan pembangunan yang berbeda-beda membuat penguatan konektivitas menjadi salah satu persoalan yang perlu dikoordinasikan lintas pemerintahan.

Tidak Hanya Jalan

AHY mengatakan konektivitas tidak cukup dibangun melalui jaringan jalan. Papua juga membutuhkan penguatan transportasi laut dan udara agar hubungan antarwilayah serta distribusi logistik dapat berjalan lebih efisien.

“Kita ingin menghubungkan antarwilayah, antarkabupaten dan kota, dan pada akhirnya ini akan memajukan ekonomi masyarakat serta meningkatkan potensi yang selama ini mungkin sudah ada,” ujarnya.

Ia mencontohkan pembangunan dan peningkatan kualitas jalan sebagai salah satu infrastruktur yang dapat membuka akses ekonomi masyarakat. Konektivitas yang lebih baik dinilai dapat memperlancar mobilitas, memperluas aktivitas usaha, dan menciptakan peluang kerja.

Dalam kunjungan yang sama, AHY juga meninjau peningkatan ruas Jalan Skory-Puay di Kabupaten Jayapura sepanjang 7,7 kilometer yang dikerjakan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah. Ruas tersebut ditujukan untuk mendukung mobilitas masyarakat, termasuk akses menuju pasar, sekolah, dan lahan pertanian.

Di sektor maritim, pemerintah mendorong pemanfaatan pelabuhan dan konektivitas laut agar biaya distribusi logistik dapat ditekan. Sementara konektivitas udara, termasuk penerbangan perintis, dinilai tetap penting untuk menjangkau wilayah yang memiliki keterbatasan akses darat dan laut.

“Papua juga harus terhubung maritimnya karena kita juga harus memberdayakan pelabuhan dan sektor kemaritiman agar logistik semakin murah, semakin terjangkau. Begitu pula bandar udara, transportasi udara, dan penerbangan perintis yang diharapkan membantu mobilitas manusia maupun barang,” kata AHY.

Pembangunan Harus Menjangkau Masyarakat

AHY menilai pembangunan konektivitas pada akhirnya harus memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Infrastruktur yang terhubung diharapkan membuka akses ekonomi, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta memperluas kesempatan kerja.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur perlu berjalan bersama peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah pusat akan menggunakan rapat koordinasi dengan para kepala daerah untuk memetakan persoalan dan kebutuhan pembangunan di masing-masing wilayah.

“Dalam dua hari ke depan ini saya ingin fokus untuk berdiskusi dengan para kepala daerah, tentunya mendengarkan sekaligus juga memberikan sejumlah direktif dan arahan,” tuturnya.

AHY menegaskan pemerintah pusat akan terus mengawal aspirasi pemerintah daerah terkait kebutuhan infrastruktur dasar maupun konektivitas. Penguatan hubungan antardaerah diharapkan menjadi bagian dari upaya memperluas akses ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *