Jakarta, InvestigasiPublik.com — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menghadiri perayaan Hari Kebangsaan Malaysia 2026 yang digelar Kedutaan Besar Malaysia untuk Republik Indonesia di The St. Regis Jakarta, Selasa (15/9/2026) malam.
Mahyeldi hadir bersama sejumlah pejabat negara dan tamu diplomatik dalam acara yang menjadi bagian dari peringatan Hari Kebangsaan Malaysia ke-69. Di antara pejabat Indonesia yang hadir yakni Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, serta Ketua DPD RI Sultan Najamuddin.
Perayaan tersebut berlangsung di tengah hubungan Indonesia-Malaysia yang terus berkembang. Dalam acara itu, hubungan kedua negara kembali mendapat sorotan, terutama karena kedekatan sejarah, budaya, bahasa, dan hubungan masyarakat kedua negara.
Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Farzamie Sarkawi, dalam sambutannya menyebut Indonesia dan Malaysia memiliki hubungan yang istimewa. Ia menekankan bahwa kedekatan kedua negara menjadi modal untuk terus memperkuat kerja sama bilateral.
Bagi Sumatera Barat, hubungan tersebut memiliki dimensi tersendiri. Kedekatan sejarah dan budaya antara masyarakat Minangkabau dengan Malaysia telah membentuk hubungan antarmasyarakat yang berlangsung cukup lama.
Mahyeldi mengatakan momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan Indonesia-Malaysia, termasuk membuka ruang kerja sama yang lebih luas antara Sumatera Barat dan sejumlah pihak di Malaysia.
“Acara ini sangat strategis karena menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan diplomatik, kerja sama bilateral, serta kolaborasi daerah antara Sumatera Barat dan Malaysia,” kata Mahyeldi.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat atas Hari Kebangsaan Malaysia 2026 dan berharap hubungan kedua negara terus berkembang.
“Indonesia dan Malaysia harus terus memperkuat hubungan, mempererat persahabatan, dan membangun kerja sama untuk kemajuan bersama,” ujarnya.
Malaysia memperingati Hari Kebangsaan ke-69 pada 31 Agustus 2026. Tahun ini pemerintah Malaysia mengusung tema “Malaysia MADANI: Kesejahteraan Dinikmati”.
Dalam perayaan di Jakarta, tamu undangan juga disuguhi sejumlah pertunjukan dan sajian yang menggambarkan kekayaan budaya Malaysia, mulai dari seni tradisional hingga atraksi pembuatan teh tarik dan roti canai.
Bagi Mahyeldi, kedekatan budaya tersebut menjadi salah satu modal dalam membangun hubungan yang lebih luas antara masyarakat Sumatera Barat dan Malaysia.
“Ini juga menjadi langkah penting untuk mempererat hubungan baik antara Malaysia dan Indonesia, khususnya dengan Ranah Minang,” katanya.
Hubungan Indonesia dan Malaysia sendiri akan memasuki usia 70 tahun pada 2027. Dalam perayaan di Jakarta tersebut, pihak Malaysia juga menyinggung momentum tersebut sebagai bagian dari perjalanan hubungan bilateral kedua negara.
(DY)





