Proyek Parit Miring Terbengkalai, Papan Proyek Tak Terlihat, Kepala BWS Sumatera V Padang Bungkam

Berita, Peristiwa, Terbaru636 Dilihat

Pessel,RelasiPublik.com–Proyek pembangunan parit miring di kawasan Bungo Pasang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menjadi perhatian banyak pihak. Pasalnya, pekerjaan di lokasi disebut tidak lagi berjalan, sementara papan informasi proyek juga tidak terlihat.

Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Masyarakat mempertanyakan kejelasan proyek, mulai dari sumber anggaran, nilai kontrak, perusahaan pelaksana, masa pelaksanaan hingga progres pekerjaan di lapangan.

Salah seorang warga setempat, Dedi (45) mengatakan, minimnya informasi yang dapat dilihat masyarakat semakin menambah pertanyaan mengenai proyek tersebut. Padahal, informasi mengenai pekerjaan pemerintah penting untuk diketahui masyarakt sebagai bagian dari transparansi dan pengawasan terhadap penggunaan anggaran.

“Kalau saya lihat proyek tersebut hanya asal-asalan pihal berwenang tidak memiliki tangunggjawab atas proyek permintah untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Di lokasi, kata Dedi, pekerjaan parit miring disebut berada dalam kondisi tidak berlanjut dan terkesan terbengkalai. Namun, untuk memastikan apakah kondisi tersebut merupakan pekerjaan yang berhenti sementara, mengalami keterlambatan, atau telah ditinggalkan pelaksana, diperlukan penjelasan resmi dari pihak yang berwenang.

Sebelumnya, Wali Nagari Bungo Pasang, Basriwanto, menyebut pekerjaan parit miring tersebut dikerjakan oleh PT Berantas.

Namun, informasi tersebut masih perlu dicocokkan dengan dokumen resmi pengadaan dan kontrak pekerjaan. Termasuk siapa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), berapa nilai kontrak, kapan pekerjaan dimulai, berapa lama masa pelaksanaannya, serta berapa progres pekerjaan yang telah dicapai.

Kritikan itu kemudian mengarah kepada Balai Wilayah Sungai Sumatera V Padang apabila proyek tersebut memang berada di bawah kewenangan balai.

Saat dikonfirmasi Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V Padang, Reski Wahyudi belum memberikan penjelasan mengenai kondisi proyek tersebut. Konfirmasi terkait status pekerjaan, keberadaan papan proyek, progres pekerjaan dan masa kontrak juga belum memperoleh keterangan yang dapat menjelaskan kondisi di lapangan.

Sikap belum memberikan keterangan tersebut membuat publik semakin menunggu penjelasan resmi dari pihak balai. Apalagi, proyek pemerintah yang berada di tengah masyarakat semestinya memiliki informasi yang jelas sehingga dapat diawasi bersama.

Masyarakat berharap pihak BWS Sumatera V Padang segera memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak muncul berbagai spekulasi mengenai proyek tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *