Dugaan Pembunuhan di Tarusan, Kapolsek Koto XI Tarusan: Masih Tahap Penyelidikan

Dugaan pembunuhan Tarusan di areal persawahan Koto XI Tarusan
Personel Polsek Koto XI Tarusan bersama pihak nagari saat melakukan evakuasi korban penemuan mayat di areal persawahan Kampung Cumateh, Kenagarian Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan.

PESSEL, INVESTIGASI PUBLIK — Warga Kampung Cumateh, Kenagarian Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan, digemparkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki di area persawahan, Selasa pagi (24/3/2026).

Pada pagi itu, puluhan warga bersama sejumlah personel Polsek Koto XI Tarusan tampak berada di lokasi, menyaksikan proses penanganan penemuan mayat laki-laki yang ditemukan terbujur di tepi sawah milik warga setempat. Wali Nagari Duku, Eridal, juga terlihat hadir di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun investigasipublik.com, korban diketahui bernama Aryanto (42). Kematian korban menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Sejumlah warga menyebutkan adanya dugaan korban sebelumnya mengalami pengeroyokan oleh beberapa orang.

Bahkan, berdasarkan informasi yang beredar, korban disebut sempat mendatangi Polsek Koto XI Tarusan untuk menyampaikan pengaduan terkait dugaan penganiayaan tersebut. Namun, keesokan paginya, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa penemuan mayat tersebut juga sempat beredar di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun Facebook warga setempat, yang memperlihatkan proses evakuasi korban oleh petugas kepolisian bersama pihak nagari untuk dibawa ke rumah sakit.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor Koto XI Tarusan, Iptu Irfan Chandra, saat dikonfirmasi investigasipublik.com membenarkan adanya laporan polisi terkait peristiwa tersebut.

“Benar, telah ada laporan polisi dari adik kandung korban bernama Hendri Sudarso pada Senin, 30 Maret 2026, terkait dugaan penganiayaan terhadap korban,” ujar Kapolsek.

Iptu Irfan Chandra menegaskan bahwa berdasarkan laporan tersebut, pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengungkap secara jelas penyebab kematian korban.

“Perkara ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami akan mendalami seluruh keterangan dan bukti yang ada,” tegasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi, serta mempercayakan sepenuhnya proses penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

Penulis: Wempi HardiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *