PESSEL, INVESTIGASI PUBLIK – Kabupaten Pesisir Selatan meraih sembilan penghargaan dalam Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Kesehatan se-Sumatera Barat tahun 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, dr. Aklima, dan diterima oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan, Doni Tayes, Selasa (31/3) di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.
Dari sembilan penghargaan tersebut, capaian utama Pesisir Selatan adalah perolehan Terbaik I kabupaten/kota dengan capaian imunisasi bayi lengkap tertinggi se-Provinsi Sumatera Barat.
Capaian tersebut mencerminkan tingginya cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi, yang menjadi indikator utama keberhasilan pelayanan kesehatan dasar di daerah.
Selain itu, keberhasilan tersebut juga menunjukkan efektivitas pelaksanaan program imunisasi hingga ke tingkat puskesmas dan posyandu, serta dukungan masyarakat dalam mengikuti program kesehatan pemerintah.
Dalam forum tersebut, Pesisir Selatan juga meraih sejumlah penghargaan lain di berbagai kategori terkait imunisasi dan sistem pelaporan.
Berikut rincian penghargaan yang diraih:
1. Terbaik I kabupaten/kota dengan capaian imunisasi bayi lengkap tertinggi se-Provinsi Sumatera Barat.
2. Terbaik II capaian imunisasi antigen baru tertinggi.
3. Terbaik II Puskesmas Airpura sebagai puskesmas dengan capaian imunisasi bayi lengkap tertinggi se-Sumatera Barat.
4. Terbaik I Puskesmas Barung-Barung Belantai untuk progres inputan ASIK imunisasi bayi lengkap tertinggi periode 15–31 Desember 2025.
5. Terbaik III progres inputan ASIK imunisasi baduta lengkap tertinggi periode 15–31 Desember 2025.
6. Terbaik I Puskesmas Air Haji sebagai puskesmas dengan capaian imunisasi bayi lengkap tertinggi se-Provinsi Sumatera Barat.
7. Terbaik II capaian penurunan zero dose tertinggi.
8. Terbaik III kabupaten/kota dengan capaian imunisasi baduta lengkap tertinggi se-Provinsi Sumatera Barat.
9. Terbaik I progres inputan ASIK imunisasi bayi lengkap tertinggi periode 15–31 Desember 2025.
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran tenaga kesehatan dan dukungan masyarakat.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat program imunisasi guna memastikan seluruh bayi mendapatkan imunisasi lengkap sebagai upaya pencegahan penyakit,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan, Agustina Ramadhani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan di lapangan.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras puskesmas, tenaga kesehatan, serta kader yang aktif dalam pelaksanaan imunisasi di masyarakat.
Ia menambahkan, Dinas Kesehatan akan terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat sistem pelaporan berbasis digital untuk mempertahankan capaian tersebut.
Dengan raihan ini, Kabupaten Pesisir Selatan menjadi salah satu daerah dengan kinerja terbaik dalam pelaksanaan program imunisasi di Sumatera Barat.
Keberhasilan tersebut juga dinilai tidak terlepas dari optimalisasi program jemput bola yang dilakukan tenaga kesehatan ke wilayah-wilayah terpencil guna memastikan seluruh sasaran imunisasi terlayani.
Selain itu, pemanfaatan aplikasi ASIK (Aplikasi Sehat IndonesiaKu) dalam pencatatan dan pelaporan imunisasi turut berkontribusi dalam meningkatkan akurasi data serta monitoring capaian secara real time.
Dinas Kesehatan setempat juga terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya imunisasi lengkap bagi bayi dan baduta sebagai upaya pencegahan penyakit menular.
Langkah tersebut dilakukan melalui berbagai pendekatan, mulai dari kegiatan posyandu, kunjungan rumah, hingga kolaborasi dengan kader dan tokoh masyarakat di tingkat nagari.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menargetkan capaian imunisasi tetap berada pada level tinggi serta berupaya mempertahankan posisi sebagai daerah dengan kinerja terbaik di tingkat provinsi.













