Gifnil Imran Cup Resmi Ditutup, Perkuat Silaturahmi dan Pembinaan Sepak Bola di Kenagarian IV Koto Mudiak

PESSEL, INVESTIGASI PUBLIK — Turnamen sepak bola Gifnil Imran Cup resmi ditutup setelah terselenggara dengan lancar dan sukses. Kegiatan yang digelar di lapangan bola kaki Lubuk Nyiur Nagari IV Koto Mudiak Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan. 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya turnamen ini dengan lancar tanpa kendala yang berarti. Ia menyebut seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik berkat kerja sama dan partisipasi dari berbagai pihak.

“Ya, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, forkopimcam, wali nagari, dan masyarakat yang telah mendukung kelancaran acara ini. Kami juga memohon maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” ujar Ketua Panitia dalam sambutannya.

Kemudian, lanjut Sjafril Zein dalam sambutan mengatakan, sebagai perwakilan alumni SMP Negeri 2 Batang Kapas turut menyampaikan ucapan terimakasih dari Ketua Umum Gifnil Imran atas terselenggaranya acara ini dengan aman dan lancar serta sekaligus permintaan maaf atas ketidakhadirnya pada acara penutupan ini. 

Lebih lanjut Sjafril Zein menyampaikan apresiasi kepada seluruh sanak saudara yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan turnamen sampai pada acara penutupan. Ia menegaskan bahwa Gifnil Imran Cup tidak hanya menjadi ajang prestasi olahraga sepak bola, tetapi juga bertujuan untuk mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan antar insan olah raga se Kabupaten Pesisir Selatan. 

Ia juga menyampaikan harapan kepada pemerintah daerah agar lapangan bola kaki lubuak nyiur dijadikan sebagai salah satu pusat pembinaan bagi pemain sepak bola se- kecamatan Batang kapas. Karena sejarah mencatat bahwa cukup banyak pemain sepak bola yang berprestasi di tingkat propinsi dan nasional bermula berlatih di lapangan ini. 

Disamping itu, perlu juga kami tambahkan sebagai harapan dari masyarakat bahwa sungai lubuak nyiur setiap musim hujan sering meluap sampai ke permukiman masyarakat dan perlu segera untuk dinormalisasikan. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan yang hadir mewakili Bupati menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Bupati yang belum dapat hadir karena masih dalam masa pemulihan kesehatan pasca operasi. Meski demikian, Beliau sangat menghargai dan berterima kasih yang sebesar- besarnya kepada panitia dan perantau kita Saudara Gifnil Imran, atas diselenggarakamnya turnamen yang sangat memberikan kontribusi bagi kemajuan sepak bola di Kab.Pesisir Selatan.

“Bapak Bupati sangat menghargai kegiatan yang disponsori oleh perantau Saudara Gifnil Imran ini karena mampu membangun semangat kebersamaan serta mendorong perkembangan olahraga di tengah masyarakat, dan kita berharap dalam turnamen ini akan lahir bibit pemain bola yang mampu mengharumkan daerah kita sebagaimana beberapa pemain kita terdahulu yang sukses meniti karir sampai tingkat nasional,” kata Sekda. Minggu (29/3/2026).

Terkait usulan untuk normalisasi sungai lubuk nyiur, pemerintah daerah akan segera mengupayakan menangani persoalan tersebut secepat mungkin sesuai dengan kewenangan yang dimiliki daerah. 

Diakhir acara penutupan Gifnil Imran Cup diserahkan piala dan hadiah uang tunai kepada juara 1 kecamatan Sutera sebesar 50 juta rupiah, juara 2 kecamatan IV Jurai sebesar 40 juta, juara 3 kecamatan Koto XI Tarusan sebesar 25 juta dan juara harapan Kecamatan Linggo Sari Baganti sebesar 15 juta rupiah. Dan sekaligus menandai berakhirnya acara turnamen bola kaki Gifnil Imran tahun 2026 yang turut dihadiri OPD, Camat , dan wali nagari se kenagarian IV Koto Mudiak.

Penulis: Wempi HardiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *