KKN Kolaborasi 2026 Hadirkan Donor Darah, Cek Mata dan Edukasi Bahaya Narkoba di Kecamatan Ayah

Kebumen, InvestigasiPublik.com — Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat menjadi salah satu fokus dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi 2026 di Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen.

Tiga kelompok KKN yang berada di Kedungweru, Mangunweni, dan Jatijajar menggelar rangkaian kegiatan kesehatan yang meliputi donor darah, pemeriksaan mata, serta edukasi dan pemeriksaan terkait penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50–60 peserta dari sejumlah wilayah di Kecamatan Ayah. Kehadiran berbagai layanan kesehatan dalam satu kegiatan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

Untuk kegiatan donor darah, mahasiswa KKN berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kebumen. Masyarakat yang memenuhi persyaratan diberikan kesempatan untuk mendonorkan darahnya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Darah yang terkumpul nantinya menjadi bagian dari upaya membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tidak hanya donor darah, peserta juga mendapat kesempatan melakukan pemeriksaan kesehatan mata bersama Optik Alsafi.

Pemeriksaan ini menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi penglihatan mereka. Warga yang mengalami gangguan penglihatan juga mendapatkan informasi mengenai langkah pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Persoalan penyalahgunaan narkoba turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kebumen hadir memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Edukasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, khususnya dalam mengenali risiko penyalahgunaan narkoba serta pentingnya menciptakan lingkungan yang aman.

Ketua Pelaksana KKN Kolaborasi 2026, Anatakiza Shakia Jauhari, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar pelaksanaan KKN tidak hanya memberikan manfaat dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Donor darah mengajarkan pentingnya berbagi dan membantu sesama, pemeriksaan mata mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan penglihatan, sedangkan edukasi serta pemeriksaan terkait narkoba menjadi pengingat akan pentingnya menjaga diri dan lingkungan dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” kata Anatakiza.

Ia menilai keterlibatan PMI Kebumen, Optik Alsafi, dan BNN Kebumen menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Kolaborasi itu memungkinkan mahasiswa menghadirkan layanan dan edukasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, KKN bukan sekadar kegiatan mahasiswa di tengah masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun kerja sama dengan berbagai pihak dan menghadirkan program yang memiliki manfaat langsung.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kolaborasi 2026 berharap kesadaran masyarakat Kecamatan Ayah terhadap kesehatan dapat terus meningkat.

Kolaborasi antara mahasiswa, lembaga terkait, dan masyarakat juga diharapkan tidak berhenti selama program KKN berlangsung, tetapi dapat menjadi awal dari kepedulian bersama terhadap kesehatan, keselamatan, dan kualitas kehidupan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *