Musda GOW Tanah Datar 2026 Didorong Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah

Berita, Daerah, Terbaru61 Dilihat

Batusangkar, InvestigasiPublik.com — Musyawarah Daerah (Musda) Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanah Datar Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum memperkuat peran organisasi perempuan sebagai kekuatan strategis dalam pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi saat membuka Musda GOW Kabupaten Tanah Datar di Gedung Pertemuan TP-PKK Tanah Datar, Kompleks Indo Jolito, Batusangkar, Senin (6/7/2026).

Ahmad Fadly mengatakan, GOW memiliki posisi penting sebagai wadah koordinasi berbagai organisasi perempuan sekaligus mitra pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.

“Selama ini GOW telah mampu menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, peningkatan kesejahteraan keluarga, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi organisasi perempuan ke depan semakin kompleks. Perkembangan teknologi yang pesat tidak hanya menghadirkan berbagai kemudahan, tetapi juga membawa dampak yang perlu diantisipasi bersama.

Dalam kondisi tersebut, perempuan dinilai memiliki peran penting sebagai agen perubahan sekaligus benteng keluarga dan masyarakat.

“Perempuan memiliki peran yang sangat penting sebagai agen perubahan sekaligus benteng dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut,” tegasnya.

Wabup juga mengajak seluruh organisasi wanita di Tanah Datar untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah agar kontribusi organisasi perempuan semakin nyata dalam pembangunan.

“Mari terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” pesannya.

Ia berharap Musda GOW Tahun 2026 mampu melahirkan gagasan dan rekomendasi yang konstruktif serta menghasilkan kepengurusan yang amanah dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, sebagai bagian dari persiapan menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

Sementara itu, Penasehat GOW Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra menegaskan bahwa kekuatan GOW terletak pada kemampuan organisasi-organisasi perempuan untuk bersatu dan bergerak bersama.

Menurutnya, Musda bukan sekadar memilih ketua baru, melainkan juga menjadi ruang untuk memperbarui komitmen dan menyatukan langkah pengabdian.

“Ketika perempuan bersatu dalam niat yang baik, bekerja dengan hati yang tulus, dan saling menguatkan, Insya Allah akan lahir generasi yang lebih baik dan Tanah Datar yang semakin maju,” ungkapnya.

Ia juga berpesan kepada kepengurusan yang nantinya terpilih agar mampu merangkul seluruh organisasi, menghilangkan sekat-sekat kepentingan, serta membuka ruang seluas-luasnya bagi setiap elemen perempuan untuk berkontribusi.

“Jadilah pemimpin yang mampu merangkul semua pihak, menghidupkan semangat kebersamaan, serta membuka ruang bagi setiap organisasi untuk berkontribusi,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua GOW Kabupaten Tanah Datar Ny. Dwinanda Ahmad Fadly menyampaikan bahwa Musda XI GOW Tahun 2026 mengagendakan evaluasi program kerja, penyusunan program kerja baru, serta pemilihan kepengurusan GOW masa bakti 2026–2031.

Ia menilai GOW harus mampu keluar dari pola kerja sektoral dan memperkuat kebersamaan antarlembaga.

“Mari jadikan GOW sebagai mitra yang kritis sekaligus strategis bagi Pemerintah Daerah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan,” ajaknya.

Ny. Dwinanda juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar atas dukungan, pembinaan, dan fasilitas yang selama ini diberikan kepada GOW.

“Kami menyadari tanpa sinergi yang baik dengan Pemerintah Daerah, kiprah organisasi wanita tidak akan berjalan secara maksimal,” tutupnya.

Musda tersebut turut dihadiri pimpinan OPD serta sejumlah organisasi wanita, di antaranya Adhyaksa Dharmakarini, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, Dharma Wanita Persatuan, dan undangan lainnya.

Melalui Musda ini, GOW Tanah Datar diharapkan semakin mampu memperkuat peran perempuan sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah, sekaligus menjadi motor penggerak terciptanya masyarakat yang maju, inklusif, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *