Demokrat Pasaman Targetkan Masuk Tiga Besar Nasional pada Gerakan Langit Biru Indonesia Asri 2026

Daerah, Politik66 Dilihat

Pasaman, InvestigasiPublik.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, menargetkan masuk tiga besar nasional dalam pelaksanaan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri (GLBIA) Tahun 2026.

Tekad tersebut mengemuka dalam rapat persiapan GLBIA yang digelar di Taman Wisata Equator Bonjol, Kecamatan Bonjol, Senin (13/7/2026).

Sekretaris DPC Partai Demokrat Pasaman, Haris Sudin, mengatakan seluruh elemen Partai Demokrat di Kabupaten Pasaman telah menyatukan komitmen untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

“Semua unsur di Demokrat Pasaman, mulai dari fungsionaris, pengurus DPC, PAC, relawan hingga simpatisan sudah membulatkan tekad agar Demokrat Pasaman mampu mencetak prestasi yang membanggakan pada pelaksanaan GLBIA tahun ini,” ujar Haris Sudin.

Rapat tersebut dihadiri jajaran fungsionaris Partai Demokrat, pengurus DPC, anggota DPRD Pasaman Fraksi Partai Demokrat Apir dan Hendra Saputra, Dewan Pertimbangan Rosben Aguswar, pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC), relawan, serta simpatisan.

Haris Sudin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasaman mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan secara serius agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik.

“Kami optimistis Demokrat Pasaman mampu mengukir prestasi terbaik pada ajang ini. Semangat seluruh unsur yang terlibat menjadi modal penting untuk mencapai target tersebut,” katanya.

Meski demikian, Haris menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan semata mengejar prestasi, melainkan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Pasaman, Sabar AS, menyampaikan bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, kerusakan lingkungan yang terjadi dari tahun ke tahun harus menjadi perhatian seluruh pihak.

“Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk menyelamatkan lingkungan agar tidak mewariskan kondisi alam yang rusak kepada generasi penerus,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu rangkaian kegiatan GLBIA berupa aksi bersih-bersih di kawasan objek wisata diharapkan dapat mendorong instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk semakin memperhatikan pengelolaan destinasi wisata.

Menurut Sabar, apabila objek wisata dikelola dengan baik, maka sektor tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menjadi penggerak perekonomian masyarakat.

Senada dengan itu, anggota Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Pasaman, Yuzar Lubis, menyampaikan optimismenya terhadap pelaksanaan GLBIA 2026.

“Kami melihat seluruh pihak yang terlibat memiliki semangat yang tinggi untuk memberikan yang terbaik. Ini menjadi modal dasar yang sangat berharga bagi kesuksesan kegiatan,” katanya.

GLBIA 2026 di Kabupaten Pasaman akan dipusatkan di dua lokasi, yakni Taman Wisata Equator Bonjol di Kecamatan Bonjol dan kawasan Bukit Tajadi atau Benteng Tuanku Imam Bonjol.

Kegiatan utama meliputi aksi gotong royong membersihkan fasilitas umum di kawasan Taman Wisata Equator Bonjol. Lokasi tersebut dipilih karena merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Pasaman yang memiliki nilai sejarah tinggi, namun dinilai masih memerlukan perhatian dalam penataan dan kebersihan lingkungan.

Selain aksi bersih-bersih, kegiatan juga akan diisi dengan penanaman pohon di kawasan Benteng Tuanku Imam Bonjol sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan penghijauan kawasan bersejarah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *