3.000 Anggota Pramuka Ikuti Apel Besar Hari Pramuka ke-65 di Pasaman Barat

Berita, Daerah, Terbaru38 Dilihat

Pasaman Barat, InvestigasiPublik.com — Lebih dari 3.000 anggota Pramuka mengikuti Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pasaman Barat tersebut menjadi momentum memperkuat pembinaan karakter, keterampilan, kemandirian, serta kepedulian generasi muda.

Apel dipimpin Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, yang mewakili Bupati Pasaman Barat sebagai pembina apel. Dalam kesempatan itu, Doddy membacakan amanat Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka.

Kegiatan turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, pembina dan pelatih Pramuka, kepala sekolah, Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), unsur TNI-Polri, serta berbagai pihak yang mendukung pembinaan kepramukaan di Pasaman Barat.

Dalam amanatnya, Doddy menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka telah memberikan kontribusi dalam membentuk generasi bangsa yang kemudian mengabdi sebagai pemimpin, pendidik, ilmuwan, aparatur negara, tokoh masyarakat, wirausahawan hingga relawan kemanusiaan.

Menurutnya, nilai-nilai Trisatya dan Dasa Dharma menjadi landasan penting dalam membentuk pribadi yang tangguh dan mampu menghadapi berbagai perubahan zaman.

Karena itu, peringatan Hari Pramuka diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun karakter generasi bangsa menuju Indonesia Emas.

“Melalui pendidikan kepramukaan, generasi muda didorong memiliki budaya produktif, mencintai sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan, serta peduli terhadap lingkungan. Anggota Pramuka juga diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara positif dan menumbuhkan semangat kewirausahaan sejak usia muda,” kata Doddy.

Ia menambahkan, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Pendidikan kepramukaan, lanjutnya, diharapkan mampu melahirkan generasi yang berkarakter kuat, terampil, mandiri, produktif, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 dan Jambore Nasional ke-12 mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”

Tema tersebut dinilai sejalan dengan komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita kedua pemerintah, khususnya mewujudkan swasembada pangan, energi, dan air serta memperkuat ketahanan dan kemandirian nasional.

Pramuka Dinilai Penting Bentengi Generasi Muda

Ketua Harian Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumatera Barat, Yulius, mengapresiasi pelaksanaan Apel Besar Hari Pramuka di Pasaman Barat.

Ia menilai Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentengi generasi muda dari berbagai tantangan di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

“Perkembangan teknologi membawa dampak positif sekaligus negatif. Karena itu, generasi muda membutuhkan wadah pembinaan yang mampu mengarahkan mereka agar tidak terjerumus dalam perundungan, penyalahgunaan narkoba, penyimpangan perilaku, dan berbagai persoalan sosial lainnya,” ujar Yulius.

Menurutnya, Gerakan Pramuka merupakan salah satu wadah strategis untuk membentuk generasi muda yang berakhlak, berkarakter, sekaligus memiliki keterampilan.

Yulius juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terhadap kegiatan kepramukaan, baik di tingkat Sumatera Barat maupun nasional.

Ia menyebut kontribusi Pasaman Barat dalam melengkapi peserta Sumatera Barat pada Jambore Nasional sebelumnya menjadi salah satu bukti dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak terhadap pengembangan Gerakan Pramuka.

Yulius berharap sinergi antara pemerintah daerah, Kwarcab, sekolah, pembina, pelatih, orang tua, serta seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat.

Dengan demikian, Gerakan Pramuka di Pasaman Barat diharapkan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membentuk generasi muda yang berkualitas.

Sementara itu, Ketua Panitia Apel Besar Hari Pramuka ke-65, Ahmad Romi, melaporkan kegiatan tersebut diikuti lebih dari 3.000 peserta dari berbagai tingkatan Pramuka.

Selain apel, rangkaian kegiatan juga diisi pawai dengan rute dari Kantor Bupati Pasaman Barat menuju jalur yang telah ditentukan, bazar Siaga, serta lomba melukis lambang Siaga.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anggota Pramuka untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, kekompakan, dan semangat kebersamaan. (kpp/min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *