Pessel, investigasipublik.com — Musyawarah Cabang (Muscab) E-Sport Indonesia (ESI) Kabupaten Pesisir Selatan secara resmi menetapkan Robby Octora Romanza sebagai Ketua ESI Pesisir Selatan periode 2026–2030. Robby terpilih secara aklamasi dalam Muscab yang digelar di Painan, Rabu (8/4/2026).
Proses pemilihan berlangsung lancar dan penuh musyawarah. Seluruh peserta Muscab sepakat memberikan mandat kepemimpinan kepada Robby Octora Romanza untuk menakhodai organisasi ESI Pesisir Selatan selama empat tahun ke depan.
Usai terpilih, Robby menegaskan komitmennya untuk langsung bergerak cepat, terutama dalam mempersiapkan atlet dan membenahi struktur organisasi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026.
Ia menyebutkan, target utama kepengurusan yang dipimpinnya adalah meraih medali di setiap nomor cabang e-sport yang dipertandingkan pada ajang Porprov mendatang. Untuk mencapai target tersebut, ESI Pesisir Selatan akan fokus pada pembinaan atlet sejak dini serta memperkuat sistem seleksi yang profesional dan kompetitif.
“Mudah-mudahan dengan amanah ini, kita bisa membawa ESI Pesisir Selatan lebih maju. Target kita jelas, bagaimana atlet-atlet kita mampu bersaing dan meraih medali di Porprov 2026,” ujar Robby.
Menurutnya, potensi atlet e-sport di Pesisir Selatan sangat besar dan tersebar di berbagai kecamatan. Namun, potensi tersebut perlu dikelola secara serius, terarah, dan berkelanjutan agar mampu bersaing di level provinsi hingga nasional.
“Talenta muda kita banyak. Tinggal bagaimana pembinaan dilakukan secara konsisten, program latihan disusun dengan jelas, serta diberikan ruang kompetisi yang cukup,” tambahnya.
Muscab ESI Pesisir Selatan ini turut dihadiri Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Selatan Kristian Rinaldo, jajaran pengurus ESI Pesisir Selatan, serta perwakilan Pengurus Provinsi (Pengprov) ESI Sumatera Barat.
Kehadiran unsur KONI dan Pengprov menjadi bagian penting dalam memastikan proses organisasi berjalan sesuai aturan serta memperkuat koordinasi antara pengurus kabupaten dan provinsi.
Dalam waktu dekat, kepengurusan baru ESI Pesisir Selatan akan segera menyusun struktur organisasi lengkap, termasuk pengisian bidang-bidang strategis yang mendukung pembinaan dan pengembangan atlet.
Selain itu, tim formatur juga akan mempersiapkan seluruh dokumen administrasi sebagai syarat pengesahan kepengurusan oleh Pengprov ESI Sumatera Barat.
“Kami akan bergerak cepat menyusun kepengurusan dan melengkapi administrasi, agar SK Pengprov segera terbit dan program kerja bisa langsung berjalan,” tegas Robby.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, sekolah, serta komunitas e-sport untuk mendorong kemajuan cabang olahraga ini di Pesisir Selatan.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, ESI Pesisir Selatan diharapkan mampu mencetak prestasi membanggakan serta menjadi salah satu kekuatan baru dalam peta persaingan e-sport di Sumatera Barat.













