Dua Unit Rumah Warga Terbakar, Lisda Hendrajoni Tinjau Langsung ke Lokasi

Lisda Hendrajoni menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran rumah di Kecamatan IV Jurai
Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni saat meninjau langsung lokasi kebakaran dua unit rumah warga di Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan, Kamis (19/3/2026).

PAINAN. INVESTIGASI PUBLIK – Langit Painan siang itu masih menyisakan bau hangus yang menyengat. Di antara puing-puing kayu yang menghitam dan atap seng yang melengkung, langkah-langkah pelan warga terdengar lirih, seolah masih tak percaya rumah yang dahulu penuh cerita kini tinggal kenangan.

Musibah kebakaran yang terjadi pada Rabu (18/3/2026) itu datang begitu cepat. Dua unit rumah semi permanen di Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, habis dilalap si jago merah. Peristiwa tersebut menyisakan duka mendalam bagi belasan jiwa yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda dalam sekejap.

Di tengah suasana duka yang belum reda, hadir sosok yang membawa sedikit kehangatan. Anggota DPR RI, Lisda Hendrajoni, turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Kecamatan IV Jurai, Kamis (19/3/2026). Kehadirannya bukan sekadar sebagai pejabat, tetapi juga sebagai seorang ibu yang ingin menguatkan para korban.

Dengan langkah hati-hati, Lisda menyusuri sisa-sisa bangunan yang hangus terbakar. Matanya memandang setiap sudut puing, seakan mencoba merasakan kehilangan yang dialami para korban. Sesekali ia berhenti untuk menyapa warga, menggenggam tangan mereka, dan memberikan pelukan hangat, terutama kepada para ibu dan anak-anak yang masih mengalami trauma.

“Saya sangat prihatin atas musibah ini. Kehadiran saya di sini sebagai bentuk kepedulian agar warga tahu mereka tidak sendiri menghadapi cobaan,” ucap Lisda dengan suara lembut.

Selain memberikan dukungan moril, Lisda juga menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa paket sembako, selimut, pakaian layak pakai, perlengkapan ibadah, serta bantuan uang tunai bagi para korban terdampak.

“Bantuan ini memang tidak sebanding dengan kerugian yang dialami, tetapi kami berharap dapat meringankan beban untuk sementara waktu,” katanya.

Lisda juga memastikan Dinas Sosial bergerak cepat dalam memenuhi kebutuhan dasar korban, terutama kebutuhan pangan. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar merupakan langkah awal dalam proses pemulihan pascabencana.

Tak hanya itu, di lokasi kejadian Lisda menyatakan komitmennya untuk mengusulkan pembangunan kembali rumah warga yang terbakar melalui bantuan pemerintah daerah.

“Saya sudah meminta agar rumah warga yang terbakar segera diajukan untuk mendapatkan bantuan pembangunan kembali. Kita tidak ingin masyarakat terlalu lama berada dalam kondisi sulit,” tegasnya.

Kehadiran Lisda mendapat apresiasi dari pemerintah nagari setempat. Wali Nagari Painan Timur, Ardison Candra, mengaku terharu atas kepedulian yang ditunjukkan di tengah kesibukan tugas sebagai wakil rakyat.

“Ini sangat memotivasi kami dan masyarakat untuk bangkit. Bantuan ini bukan hanya materi, tetapi juga semangat,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang korban, Ardawati, tak kuasa menahan air mata saat menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Saya sudah tidak punya apa-apa lagi. Tapi kehadiran ibu sangat menguatkan hati kami,” ucapnya lirih.

Lisda menegaskan komitmennya untuk terus mengawal bantuan dari pemerintah pusat agar proses rehabilitasi rumah warga dapat segera terealisasi. Baginya, pemulihan tidak hanya soal membangun rumah kembali, tetapi juga mengembalikan semangat hidup masyarakat yang sempat runtuh akibat musibah.

Penulis: Wempi HardiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *